PILIHAN
Saat Aa Gym, TGB, dan UAS Kompak Berkuda
BANDUNG, Riauin.com -- Menyaksikan Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), Ustaz Abdul Somad (UAS), dan Tuan Guru Bajang (TGB) di masjid saat sedang memberikan ceramah mungkin hal yang biasa. Namun, melihat ketiganya berkuda tentu lain cerita.
Kejadian unik ini tersaji di Eco Pesantren Daarut Tauhiid, Bandung, Jawa Barat (Jabar). Aa Gym mengundang dua alumnus Universitas Al Azhar Mesir itu datang ke pondoknya dan merasakan sensasi berkuda serta memanah.
Aa Gym, TGB, dan UAS satu per satu mulai menaiki kuda. Berbeda dengan Aa Gym, tingkah UAS dan TGB yang tampak tegang mengundang gelak tawa masyarakat yang sudah memadati areal berkuda sejak pagi. Terlebih menyaksikan kuda yang ditumpangi TGB terlihat sedikit lebih aktif dari dua kuda lainnya.
Saat ketiga kuda dijejerkan, dan Aa Gym sedikit sedang berbicara, TGB dan kudanya justru mondar-mandir tak bisa diam.
"Ngerem sama ngegasnya saya belum tahu," ujar TGB sambil terlihat agak cemas namun tetap tersenyum. "Tenang Tuan Guru, kita saling menguatkan," sambut Ustaz Somad.
Aa Gym terlihat senyum-senyum melihat keduanya tampak tegang. Aa Gym mengajarkan cara berkuda kepada keduanya, baik saat hendak menaiki hingga ketika sudah berjalan. "Yang penting rileks, kita berharap kehadiran beliau-beliau (TGB dan UAS, Red) memberikan berkah dan hikmah. Mereka ini muda-muda, tapi ilmunya sudah aki-aki," kata Aa Gym.
Usai berbincang-bincang santai di atas kuda, Aa Gym mengajak UAS dan TGB bergerak menuju Masjid Rahmatan Lil 'Alamin Eco Pesantren Daarut Tauhiid dengan berkuda. Mereka kemudian melanjutkan perbincangan dan berjumpa dengan para jamaah yang sudah menunggu. "Ayo Ustaz, come on TGB," ajak Aa Gym.(int/nol)
sumber: republika
Kejadian unik ini tersaji di Eco Pesantren Daarut Tauhiid, Bandung, Jawa Barat (Jabar). Aa Gym mengundang dua alumnus Universitas Al Azhar Mesir itu datang ke pondoknya dan merasakan sensasi berkuda serta memanah.
Aa Gym, TGB, dan UAS satu per satu mulai menaiki kuda. Berbeda dengan Aa Gym, tingkah UAS dan TGB yang tampak tegang mengundang gelak tawa masyarakat yang sudah memadati areal berkuda sejak pagi. Terlebih menyaksikan kuda yang ditumpangi TGB terlihat sedikit lebih aktif dari dua kuda lainnya.
Saat ketiga kuda dijejerkan, dan Aa Gym sedikit sedang berbicara, TGB dan kudanya justru mondar-mandir tak bisa diam.
"Ngerem sama ngegasnya saya belum tahu," ujar TGB sambil terlihat agak cemas namun tetap tersenyum. "Tenang Tuan Guru, kita saling menguatkan," sambut Ustaz Somad.
Aa Gym terlihat senyum-senyum melihat keduanya tampak tegang. Aa Gym mengajarkan cara berkuda kepada keduanya, baik saat hendak menaiki hingga ketika sudah berjalan. "Yang penting rileks, kita berharap kehadiran beliau-beliau (TGB dan UAS, Red) memberikan berkah dan hikmah. Mereka ini muda-muda, tapi ilmunya sudah aki-aki," kata Aa Gym.
Usai berbincang-bincang santai di atas kuda, Aa Gym mengajak UAS dan TGB bergerak menuju Masjid Rahmatan Lil 'Alamin Eco Pesantren Daarut Tauhiid dengan berkuda. Mereka kemudian melanjutkan perbincangan dan berjumpa dengan para jamaah yang sudah menunggu. "Ayo Ustaz, come on TGB," ajak Aa Gym.(int/nol)
sumber: republika
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing