PILIHAN
Wabup Kuansing Sebut Pemkab Langsung Tangani Anak Penderita Gizi Buruk di Jake
TELUKKUANTAN, Riauin.com - Berita adanya tujuh anak penderita lumpuh total akibat kekurangan gizi di Desa Jake langsung mendapatkan tanggapan dari Wakil Bupati Kuansing, H Halim. Kata dia, begitu adanya kabar menyedihkankan itu, Dinas terkait langsung menindaklanjuti. â€Sudah ditangani oleh dinas,†kata Wabup Halim.
Wabup Halim berharap ketujuh anak tersebut bisa pulih kesehatannya sehingga bisa berjalan normal seperti anak biasanya. “Pemerintah langsung menindaklanjuti,†katanya lagi.
Sebagaimana diberitakan, Selasa (27/2/18) ada tujuh anak di Desa Jake mengalami lumpuh total. Penyakit ini disinyalir akibat ketujuh anak tersebut tidak mendapatkan gizi yang cukup sejak lahir. Sehingga mengalami kendala bagi pertumbuhan kesehatannya.
Camat Kuantan Tengah, Refendi Zukman saat dikonfirmasi wartawan membenarkan hal tersebut. Kata Camat Refendi, ketujuh anak tersebut mengalami penyakit tersebut sejak dua tahun lalu.
Kini kata dia, ketujuh anak tersebut ada yang sudah berumur antara tujuh hingga 17 tahun. “Gak bisa jalan mereka karena lumpuh. Baru tadi dicek ke dokter Jon Haris di Klinik Kuantan Medika. Diprediksi mereka kena polio atau kekurangan gizi sejak lahir,†cetus Refendi.
Saat ini kata Refendi, baru dua anak yang mendapatkan bantuan dari dinas terkait. Sementara sisanya belum. “Kita mengharapkan pemerintah bisa hadir membantu mereka,†harap Refendi Zukman.(int/nol)
sumber: riauterkini
Wabup Halim berharap ketujuh anak tersebut bisa pulih kesehatannya sehingga bisa berjalan normal seperti anak biasanya. “Pemerintah langsung menindaklanjuti,†katanya lagi.
Sebagaimana diberitakan, Selasa (27/2/18) ada tujuh anak di Desa Jake mengalami lumpuh total. Penyakit ini disinyalir akibat ketujuh anak tersebut tidak mendapatkan gizi yang cukup sejak lahir. Sehingga mengalami kendala bagi pertumbuhan kesehatannya.
Camat Kuantan Tengah, Refendi Zukman saat dikonfirmasi wartawan membenarkan hal tersebut. Kata Camat Refendi, ketujuh anak tersebut mengalami penyakit tersebut sejak dua tahun lalu.
Kini kata dia, ketujuh anak tersebut ada yang sudah berumur antara tujuh hingga 17 tahun. “Gak bisa jalan mereka karena lumpuh. Baru tadi dicek ke dokter Jon Haris di Klinik Kuantan Medika. Diprediksi mereka kena polio atau kekurangan gizi sejak lahir,†cetus Refendi.
Saat ini kata Refendi, baru dua anak yang mendapatkan bantuan dari dinas terkait. Sementara sisanya belum. “Kita mengharapkan pemerintah bisa hadir membantu mereka,†harap Refendi Zukman.(int/nol)
sumber: riauterkini
Berita Lainnya
Adu Nasib ke Pusat, Pemkab Kuansing Perjuangkan 8 Agenda Pembangunan Strategis
TKD 2027 Diproyeksi Anjlok, Plt Bupati Kuansing Siapkan Strategi Pengetatan Anggaran
Menembus Keterisolasian Kuansing, Trase Tol Pekanbaru–Teluk Kuantan Didorong ke Pusat
Proyeksi DBH Migas 2027 Anjlok 77 Persen, Postur APBD Kuantan Singingi Terancam Pincang
Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Kuansing Perpanjang Masa Libur Sekolah
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Disegel, Ribuan Petani Terimpit Disrupsi
Adu Nasib ke Pusat, Pemkab Kuansing Perjuangkan 8 Agenda Pembangunan Strategis
TKD 2027 Diproyeksi Anjlok, Plt Bupati Kuansing Siapkan Strategi Pengetatan Anggaran
Menembus Keterisolasian Kuansing, Trase Tol Pekanbaru–Teluk Kuantan Didorong ke Pusat
Proyeksi DBH Migas 2027 Anjlok 77 Persen, Postur APBD Kuantan Singingi Terancam Pincang
Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Kuansing Perpanjang Masa Libur Sekolah
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Disegel, Ribuan Petani Terimpit Disrupsi