PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Pemerintah RI Beri Perhargaan Terbaik Pencapaian WTP Pekanbaru 2016
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Republik Indonesia (RI), melalui Kementerian Keuangan (RI) memberikan penghargaan terbaik atas keberhasilan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2016 dengan pencapaian standar tertinggi.
Pemberian penghargaan tersebut dilakukan berdasarkan opini yang diraih Pemko Pekanbaru dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), yang pada tahun 2016 lalu menganugerahkan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
"Terimakasih kepada Ibu Menteri Keuangan yang sudah memberikan penghargaan kepada daerah-daerah yang mendapatkan WTP, dan kita 2016 Alhamdulillah mendapatkan WTP dan baru sekarang diberikan secara seremonial," ujar Plt Walikota Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi saat menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan di kantor Walikota, Rabu (21/2/2018).
Selain mendapat penghargaan, Pemerintah Pekanbaru juga mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) tambahan sebesar Rp 27 miliar dari Kementerian Keuangan RI. Dana Insentif Daerah (DID) tersebut diperoleh atas hasil pemeriksaan keuangan, laporan pencatatan aset dan pengelolaan keuangan yang baik Pemko Pekanbaru di tahun 2016.
"Alhamdulillah kita juga mendapatkan DID tambahan sebesar 27 Milyar. Nah, kepada BPKAD dan seluruh tim tentu kita harapkan ini mudah-mudahan dapat dipertahankan untuk tahun berikutnya," harap Ayat.
Sementara, Plt BPKAD Kota Pekanbaru Alex Kurniawan mengatakan pemberian dana tambahan DID ini merupakan wujud kepedulian pemerintah pusat kepada daerah-daerah yang mempunyai prestasi dalam pengelolaan keuangan. Ini juga merupakan bonus dan motivasi dari pemerintah pusat agar hasil kinerja yang sudah diraih dapat dipertahankan dan meningkat di tahun berikutnya.
"Dana ini akan dimasukkan langsung dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2018. DID yang diperoleh ini akan dituangkan ke dalam APBD tahun 2018 dan akan digunakan sesuai dengan peruntukkannya, terutama untuk pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah di Kota Pekanbaru," tambah Alex.(int/nol)
Pemberian penghargaan tersebut dilakukan berdasarkan opini yang diraih Pemko Pekanbaru dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), yang pada tahun 2016 lalu menganugerahkan dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
"Terimakasih kepada Ibu Menteri Keuangan yang sudah memberikan penghargaan kepada daerah-daerah yang mendapatkan WTP, dan kita 2016 Alhamdulillah mendapatkan WTP dan baru sekarang diberikan secara seremonial," ujar Plt Walikota Pekanbaru H Ayat Cahyadi SSi saat menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan di kantor Walikota, Rabu (21/2/2018).
Selain mendapat penghargaan, Pemerintah Pekanbaru juga mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) tambahan sebesar Rp 27 miliar dari Kementerian Keuangan RI. Dana Insentif Daerah (DID) tersebut diperoleh atas hasil pemeriksaan keuangan, laporan pencatatan aset dan pengelolaan keuangan yang baik Pemko Pekanbaru di tahun 2016.
"Alhamdulillah kita juga mendapatkan DID tambahan sebesar 27 Milyar. Nah, kepada BPKAD dan seluruh tim tentu kita harapkan ini mudah-mudahan dapat dipertahankan untuk tahun berikutnya," harap Ayat.
Sementara, Plt BPKAD Kota Pekanbaru Alex Kurniawan mengatakan pemberian dana tambahan DID ini merupakan wujud kepedulian pemerintah pusat kepada daerah-daerah yang mempunyai prestasi dalam pengelolaan keuangan. Ini juga merupakan bonus dan motivasi dari pemerintah pusat agar hasil kinerja yang sudah diraih dapat dipertahankan dan meningkat di tahun berikutnya.
"Dana ini akan dimasukkan langsung dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2018. DID yang diperoleh ini akan dituangkan ke dalam APBD tahun 2018 dan akan digunakan sesuai dengan peruntukkannya, terutama untuk pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah di Kota Pekanbaru," tambah Alex.(int/nol)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar