PILIHAN
Camat Agus Trisno Jadikan Rokan IV Koto Penghasil Beras di Rohul
ROKAN IV KOTO, Riauin.com - Camat Rokan IV Koto, Rokan Hulu (Rohul),Agus Triyanto akan menjadikan Rokan IV Koto sebagai penghasil beras di Rohul.
Hal ini dilakukan karena memiliki sumberdaya alam yang cocok untuk dijadikan sebagai lumbung padi karena daerah tersebut memiliki lahan persawahan yang luas hingga mencapai ribuan hektare.
Namun sayang, potensi yang ada mulai ditinggal sebagian besar masyarakat dan para kelompok tani dan lebih memilih bercocok tanam dengan komoditi lain, seperti berkebun kelapa sawit dan karet, karena dianggap lebih menguntungkan dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Untuk menghentikan aksi mayarakat ini pihaknya, berencana akan menggelar pertemuan dengan perangkat desa, termasuk petugas PPL Dinas Pertanian dan Hortikultura Rohul, untuk berdiskusi sekaligus sosialisasi mengenai program pengembangan sawah di Kecamatan Rokan IV Koto.
Potensi alam yang ada di Kecamatan Rokan IV Koto, khususnya persawahan, jika dikelola dengan baik bisa menjadi penghasil beras di Kabupaten Rohul. Karena, selain memiliki sawah yang luas, juga memiliki kebutuhan air yang memadai.
“Namun kendala yang dihadapi selama ini adalah, sebagian petani mulai meninggalkan sawah, dan memilih berkebun sawit dan karet. Untuk menghentikan hal tersebut dalam waktu dekat, saya akan menggelar pertemuan dengan pihak desa, petugas PPL dari Dinas Pertanian, dan para kelompok tani. Ini untuk melakukan sosialisasi tentang program pengembangan padi di Kecamatan Rokan IV Koto ke depannya,†sebut Agus.
Sesuai dengan data yang sudah ada desa dan kelurahan penghasil beras selama ini di Kecamatan Rokan IV Koto, di antaranya, Desa Lubuk Betung, Kelurahan Rokan, Desa Rokan Koto Ruang, Desa Tanjung Medan, Desa Cipang Kiri Hulu, Desa Cipang Kanan, dan Desa Tibawan (yus). ***
Hal ini dilakukan karena memiliki sumberdaya alam yang cocok untuk dijadikan sebagai lumbung padi karena daerah tersebut memiliki lahan persawahan yang luas hingga mencapai ribuan hektare.
Namun sayang, potensi yang ada mulai ditinggal sebagian besar masyarakat dan para kelompok tani dan lebih memilih bercocok tanam dengan komoditi lain, seperti berkebun kelapa sawit dan karet, karena dianggap lebih menguntungkan dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Untuk menghentikan aksi mayarakat ini pihaknya, berencana akan menggelar pertemuan dengan perangkat desa, termasuk petugas PPL Dinas Pertanian dan Hortikultura Rohul, untuk berdiskusi sekaligus sosialisasi mengenai program pengembangan sawah di Kecamatan Rokan IV Koto.
Potensi alam yang ada di Kecamatan Rokan IV Koto, khususnya persawahan, jika dikelola dengan baik bisa menjadi penghasil beras di Kabupaten Rohul. Karena, selain memiliki sawah yang luas, juga memiliki kebutuhan air yang memadai.
“Namun kendala yang dihadapi selama ini adalah, sebagian petani mulai meninggalkan sawah, dan memilih berkebun sawit dan karet. Untuk menghentikan hal tersebut dalam waktu dekat, saya akan menggelar pertemuan dengan pihak desa, petugas PPL dari Dinas Pertanian, dan para kelompok tani. Ini untuk melakukan sosialisasi tentang program pengembangan padi di Kecamatan Rokan IV Koto ke depannya,†sebut Agus.
Sesuai dengan data yang sudah ada desa dan kelurahan penghasil beras selama ini di Kecamatan Rokan IV Koto, di antaranya, Desa Lubuk Betung, Kelurahan Rokan, Desa Rokan Koto Ruang, Desa Tanjung Medan, Desa Cipang Kiri Hulu, Desa Cipang Kanan, dan Desa Tibawan (yus). ***
Berita Lainnya
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh