PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Pekan Depan, Pasar Tengku Kasim Rumbai Resmi Beroperasi
PEKANBARU, Riauin.com - Pasar tradisional Tengku Kasim yang dibangun di Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai akan diresmikan pada pekan depan tepatnya Rabu (7/2/2018). Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut di ruang kerjanya, Kamis (1/2/2018 ).
"Pembangunan pasar sudah selesai, akan mubazir jika tidak dimanfaatkan, nanti aset - aset di sana bisa rusak kalau dibiarkan kosong. Insya Allah pekan depan pak Walikota akan meresmikan," ujar Ingot. Dikatakan, pengoperasian Pasar Tengku Kasyim tidak dipungut retribusi dari pemerintah, sehingga seluruh masyarakat boleh memfungsikannya untuk berdagang. "Untuk sementara, kita swadaya bekerja sama dengan pihak LPM setempat. Setelah aset diserahkan pihak kementrian perdagangan baru bisa kita hitung potensi PAD-nya," ujarnya. Di pasar ini sekitar 198 kios yang siap ditempati oleh para pedagang. Namun kata Ingot lagi, untuk jumlah pedagang sendiri masih fluktuatif. "Kemaren pedagang sudah cabut undi untuk posisi kios. Jadi ini masih berproses untuk pendataan pedagang yang harus rampung minggu ini," jelasnya. Pasar tradisional ini, diharapkan menjadi solusi masyarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Ingot mengimbau untuk masyarakat agar berbelanja ke pasar dan tidak memilih berbelanja di pasar kaget. "Karena di Pasar Pemerintah asal-muasal barang dijual serta timbangan lebih jelas dan terkontrol," himbaunya.(int/nol)
sumber: riauterkini
"Pembangunan pasar sudah selesai, akan mubazir jika tidak dimanfaatkan, nanti aset - aset di sana bisa rusak kalau dibiarkan kosong. Insya Allah pekan depan pak Walikota akan meresmikan," ujar Ingot. Dikatakan, pengoperasian Pasar Tengku Kasyim tidak dipungut retribusi dari pemerintah, sehingga seluruh masyarakat boleh memfungsikannya untuk berdagang. "Untuk sementara, kita swadaya bekerja sama dengan pihak LPM setempat. Setelah aset diserahkan pihak kementrian perdagangan baru bisa kita hitung potensi PAD-nya," ujarnya. Di pasar ini sekitar 198 kios yang siap ditempati oleh para pedagang. Namun kata Ingot lagi, untuk jumlah pedagang sendiri masih fluktuatif. "Kemaren pedagang sudah cabut undi untuk posisi kios. Jadi ini masih berproses untuk pendataan pedagang yang harus rampung minggu ini," jelasnya. Pasar tradisional ini, diharapkan menjadi solusi masyarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Ingot mengimbau untuk masyarakat agar berbelanja ke pasar dan tidak memilih berbelanja di pasar kaget. "Karena di Pasar Pemerintah asal-muasal barang dijual serta timbangan lebih jelas dan terkontrol," himbaunya.(int/nol)
sumber: riauterkini
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar