PILIHAN
Keren...Forum Jurnalis Perempuan Riau Terbentuk
Luzi Terpilih Aklamasi Nakhodai FJPI
Foto bersama pengurus FJPI
PEKANBARU, riauin.com-- Wartawati senior Riau, Luzi Diamanda, Senin (22/1/2018) terpilih secara aklamasi sebagai ketua Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Provinsi Riau periode 2018-2021.
Luzi Diamanda yang sekaligus inisiator pembentukan FJPI Riau mengatakan, latar belakang dibentuknya organisasi profesi wartawan khusus perempuan ini adalah untuk merespon desakan dari wartawan-wartawan perempuan yang ada di Riau, yang menginginkan adanya wadah yang menaungi wartawan perempuan.
"Di beberapa provinsi di Indonesia FJPI sudah terbentuk. Di Provinsi Riau, wartawan perempuan cukup banyak. Nah, ini perlu dibentuk wadah untuk berkumpul sekaligus wadah komunikasi dan mempersatukan wartawan perempuan di Riau," ujar Luzi.
FJPI dijelaskan Luzi, merupakan sebuah wadah yang mewujudkan jurnalis perempuan yang profesional untuk kemajuan kaum perempuan Indonesia. Dengan visi yang demikian, maka FJPI Riau berusaha untuk terus meningkatkan kualitas jurnalis-jurnalis perempuan Indonesia khususnya di Provinsi Riau. Memberikan advokasi dalam perspektif gender bagi jurnalis perempuan, serta mengoptimalkan peran sebagai jurnalis untuk kepentingan dan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.
Pasca terbentuk FJPI Riau akan dikukuhkan saat Hari Pers Nasional (HPN) di Padang, Sumatera Barat pada bulan Februari mendatang.
"Menjelang dikukuhkan, kita akan melakukan audiensi ke pimpinan lembaga-lembaga negara, terutama Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, red) Riau dan Pekanbaru. Hal ini untuk menginformasikan keberadaan dan peran FJPI Riau," tegas Luzi.
Dalam kepengurusan FJPI Riau, juga ada Deslina selaku Wakil Ketua, Novita Yahya (Sekretaris), Luna Agustin (Bendahara), Sri Lestari (Humas), Martalena (Ketua Pokja Sosia Kesra), Erma Sri Melyati (Ketua Pokja Pendidikan), Herlina, (Ketua Pkja Hubungan Lembaga), Munazlen Nazir (Ketua Pokja Hukum) dan Kunny Masrowati (Ketua Pokja Seni dan Budaya). Untuk sementara, kantor Sekretariat FJPI Riau berada di Jalan Mangga Pekanbaru. (vie)
Luzi Diamanda yang sekaligus inisiator pembentukan FJPI Riau mengatakan, latar belakang dibentuknya organisasi profesi wartawan khusus perempuan ini adalah untuk merespon desakan dari wartawan-wartawan perempuan yang ada di Riau, yang menginginkan adanya wadah yang menaungi wartawan perempuan.
"Di beberapa provinsi di Indonesia FJPI sudah terbentuk. Di Provinsi Riau, wartawan perempuan cukup banyak. Nah, ini perlu dibentuk wadah untuk berkumpul sekaligus wadah komunikasi dan mempersatukan wartawan perempuan di Riau," ujar Luzi.
FJPI dijelaskan Luzi, merupakan sebuah wadah yang mewujudkan jurnalis perempuan yang profesional untuk kemajuan kaum perempuan Indonesia. Dengan visi yang demikian, maka FJPI Riau berusaha untuk terus meningkatkan kualitas jurnalis-jurnalis perempuan Indonesia khususnya di Provinsi Riau. Memberikan advokasi dalam perspektif gender bagi jurnalis perempuan, serta mengoptimalkan peran sebagai jurnalis untuk kepentingan dan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.
Pasca terbentuk FJPI Riau akan dikukuhkan saat Hari Pers Nasional (HPN) di Padang, Sumatera Barat pada bulan Februari mendatang.
"Menjelang dikukuhkan, kita akan melakukan audiensi ke pimpinan lembaga-lembaga negara, terutama Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, red) Riau dan Pekanbaru. Hal ini untuk menginformasikan keberadaan dan peran FJPI Riau," tegas Luzi.
Dalam kepengurusan FJPI Riau, juga ada Deslina selaku Wakil Ketua, Novita Yahya (Sekretaris), Luna Agustin (Bendahara), Sri Lestari (Humas), Martalena (Ketua Pokja Sosia Kesra), Erma Sri Melyati (Ketua Pokja Pendidikan), Herlina, (Ketua Pkja Hubungan Lembaga), Munazlen Nazir (Ketua Pokja Hukum) dan Kunny Masrowati (Ketua Pokja Seni dan Budaya). Untuk sementara, kantor Sekretariat FJPI Riau berada di Jalan Mangga Pekanbaru. (vie)
Berita Lainnya
Tuntut Pasokan Energi Aman, Pemprov Riau Minta Pertamina dan Aparat Tindak Penimbun BBM
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
Tuntut Pasokan Energi Aman, Pemprov Riau Minta Pertamina dan Aparat Tindak Penimbun BBM
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global