Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
Satpol PP Pekanbaru Diminta Intensifkan Razia Jam Operasional Hiburan Malam
RIAUIN.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru diminta untuk lebih gencar menggelar razia penertiban terhadap tempat hiburan malam (THM). Langkah ini diambil menyusul maraknya pengelola hiburan malam yang membandel dengan beroperasi melebihi batas waktu yang ditentukan, yakni pukul 00.00 WIB.
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan bahwa aktivitas hiburan malam yang beroperasi hingga dini hari sudah sangat mengganggu ketenangan masyarakat sekitar.
"Satpol PP Kota Pekanbaru harus rutin menggelar razia hiburan malam, guna memastikan pengelola mengikuti jam operasional yang ada," kata Markarius Anwar, Rabu (30/9/2026).
Selain untuk menertibkan jam buka, penertiban secara berkala dinilai penting untuk mengawasi potensi penyalahgunaan izin usaha. Tempat hiburan malam kerap disinyalir menjadi titik rawan peredaran gelap narkotika hingga praktik prostitusi.
"Jadi razia rutin itu bukan cuma mencegah adanya tempat hiburan malam yang buka sampai subuh, tapi juga mencegah tempat hiburan jadi lokasi peredaran narkoba dan prostitusi," ujar Markarius Anwar.
Isu penyimpangan aktivitas THM ini juga telah diangkat dalam Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekanbaru. Pemerintah Kota Pekanbaru memastikan tidak akan segan mengambil langkah tegas terhadap pengelola yang terbukti melanggar aturan operasional maupun menyalahgunakan izin usaha.
"Maka kami dorong agar Satpol PP bersama instansi terkait bisa optimalkan razia dan penertiban," papar Markarius Anwar.
Di sisi lain, Pemko Pekanbaru juga menyoroti maraknya fenomena sosial lainnya, seperti keberadaan komunitas LGBT yang mulai mengkhawatirkan karena menyasar kelompok usia muda dan pelajar.
"Kami miris ketika kelompok LGBT sudah menyasar kalangan pelajar dan mahasiswa, maka kita harus awasi pergaulan anak-anak kita," tutur Markarius Anwar. (Bil)
Berita Lainnya
Naik Rp214 Miliar, APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Disahkan Jadi Rp3,26 Triliun
Antisipasi Macet Pembangunan Flyover, Pemko Pekanbaru Percepat Pengaspalan Jalan Dharma Bakti
Angka Pelanggaran Helm Tiga Bulan Berturut-turut Naik, Polresta Pekanbaru Intensifkan Edukasi
Ancam Copot Pejabat Pemko Pekanbaru Bekerja Buruk, Walikota Terapkan Evaluasi Kinerja 6 Bulanan
Pekanbaru Kekurangan 19 Puskesmas dan 102 Posyandu
1.258 ASN Pemko Pekanbaru Ikuti Pemetaan Kompetensi Digital BKN
Naik Rp214 Miliar, APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Disahkan Jadi Rp3,26 Triliun
Antisipasi Macet Pembangunan Flyover, Pemko Pekanbaru Percepat Pengaspalan Jalan Dharma Bakti
Angka Pelanggaran Helm Tiga Bulan Berturut-turut Naik, Polresta Pekanbaru Intensifkan Edukasi
Ancam Copot Pejabat Pemko Pekanbaru Bekerja Buruk, Walikota Terapkan Evaluasi Kinerja 6 Bulanan
Pekanbaru Kekurangan 19 Puskesmas dan 102 Posyandu
1.258 ASN Pemko Pekanbaru Ikuti Pemetaan Kompetensi Digital BKN