Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
Terima Kunjungan Menhut, Pemprov Riau Minta Pusat Dukung Keberlanjutan Gambut Bengkalis
RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam mengelola dan menjaga tata air ekosistem gambut di Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis. Langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dinilai tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur, melainkan membutuhkan pemeliharaan serta peran serta warga secara berkelanjutan.
Hal tersebut ditegaskan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat mendampingi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang turun langsung meninjau kawasan restorasi gambut di Tanjung Leban, Bengkalis, Rabu (30/9/2026).
SF Hariyanto menekankan pentingnya semangat gotong royong agar manfaat ekologis dari kawasan yang telah dipulihkan dapat bertahan dalam jangka panjang.
"Bagi saya, hari ini adalah gotong royong. Sebagaimana yang pernah disampaikan Bapak Presiden, seperti inilah yang harus kita kerjakan dan kita pertahankan. Kita tidak hanya hadir ketika ada persoalan, tetapi bagaimana sejak awal kita menjaga, memulihkan yang sudah terganggu, dan memastikan masyarakat ikut menjadi bagian dari pekerjaan ini," ujar SF Hariyanto.
Menurutnya, penanganan karhutla di Riau harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir. Pengalaman restorasi ekosistem gambut di Tanjung Leban diharapkan dapat menjadi percontohan bagi pengelolaan kawasan gambut di wilayah lain.
"Pengalaman di Tanjung Leban ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa pemulihan gambut harus dijaga secara berkelanjutan. Tidak cukup hanya dengan program dan infrastruktur, tetapi tata airnya juga harus dijaga," kata SF Hariyanto.
Ia menjelaskan, keberadaan infrastruktur tata air menjadi kunci utama untuk menjaga kelembapan kawasan gambut. Oleh karena itu, sekat kanal maupun bangunan air yang telah didirikan harus terus dikelola agar berfungsi optimal dan tidak terhenti sebatas seremoni pembangunan.
Atas nama Pemprov Riau, SF Hariyanto menyampaikan apresiasi tinggi atas kunjungan kerja Menhut Raja Juli Antoni ke Bengkalis. Kehadiran pemerintah pusat dinilai memberi suntikan semangat bagi daerah dalam memperkuat perlindungan lingkungan.
"Kehadiran Bapak Menteri memberikan dorongan semangat dan dukungan moral yang sangat penting bagi Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Bengkalis," tutur SF Hariyanto.
Ia menegaskan, peninjauan lapangan di Tanjung Leban membawa misi yang lebih luas dari sekadar melihat lokasi pemulihan lahan.
"Agenda yang kita lakukan hari ini bukan sekadar mengenai satu lokasi restorasi, melainkan bagaimana gambut yang telah kita pulihkan dapat terus terjaga tata airnya, tetap berfungsi secara ekologis, dan masyarakat terus terlibat aktif dalam menjaga ekosistemnya," pungkas SF Hariyanto. (Bil)
Berita Lainnya
Atasi Keresahan Warga Beringin Makmur, Polsek Kerumutan Gandeng BKSDA Evakuasi Beruang
HKETO dan Pemprov Riau Bahas Peluang Modernisasi Industri Berbasis Teknologi
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto Beri Nama Bayi Gajah Sumatra di TNTN 'Ganesha'
Hanya Terpantau 6 Hotspot di Riau, Sumsel Dominasi 3.734 Titik Panas Sumatera
Lahan Terbatas dan Minat Tinggi, Poltekkes Kemenkes Riau Rencanakan Kampus 2
Berusia 45 Tahun, Induk Gajah Lisa Lahirkan Anak Keenam di TNTN Pelalawan
Atasi Keresahan Warga Beringin Makmur, Polsek Kerumutan Gandeng BKSDA Evakuasi Beruang
HKETO dan Pemprov Riau Bahas Peluang Modernisasi Industri Berbasis Teknologi
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto Beri Nama Bayi Gajah Sumatra di TNTN 'Ganesha'
Hanya Terpantau 6 Hotspot di Riau, Sumsel Dominasi 3.734 Titik Panas Sumatera
Lahan Terbatas dan Minat Tinggi, Poltekkes Kemenkes Riau Rencanakan Kampus 2
Berusia 45 Tahun, Induk Gajah Lisa Lahirkan Anak Keenam di TNTN Pelalawan