Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Riau, BMKG Imbau Warga Waspada
RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Rabu (30/9/2026). Masyarakat diminta mewaspadai ancaman hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang dari siang hingga dini hari.
Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, Gita Dewi S, menjelaskan bahwa ancaman cuaca ekstrem tersebut diprakirakan berpusat di beberapa daerah pesisir dan daratan Riau.
"Waspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, dan Kota Pekanbaru pada siang, malam, hingga dini hari," ujar Gita Dewi S, Rabu (30/9/2026).
Selain ancaman hujan lebat, kondisi udara di wilayah Riau juga diselimuti asap sejak pagi hari. Fenomena ini berdampak langsung terhadap tingkat visibilitas atau jarak pandang masyarakat.
"Pada pagi hari, kondisi cuaca diprakirakan udara kabur hingga cerah berawan. Berpotensi terjadi kekaburan udara akibat asap yang dapat menyebabkan penurunan jarak pandang," tuturnya.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan berintensitas ringan dan bersifat lokal diprediksi mengguyur Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Siak, serta Kota Dumai. Sebaran hujan diprakirakan meluas pada malam hari hingga menjangkau wilayah Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Pekanbaru, sebelum akhirnya tersisa di Kota Dumai pada dini hari.
Suhu udara di Provinsi Riau hari ini berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 50 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah timur menuju selatan dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Riau terpantau relatif kondusif pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter. Ketinggian tersebut masih tergolong rendah dan aman untuk aktivitas pelayaran masyarakat maupun nelayan lokal. BMKG mengimbau publik untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi alam yang terjadi secara mendadak. (Bil)
Berita Lainnya
Atasi Keresahan Warga Beringin Makmur, Polsek Kerumutan Gandeng BKSDA Evakuasi Beruang
HKETO dan Pemprov Riau Bahas Peluang Modernisasi Industri Berbasis Teknologi
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto Beri Nama Bayi Gajah Sumatra di TNTN 'Ganesha'
Terima Kunjungan Menhut, Pemprov Riau Minta Pusat Dukung Keberlanjutan Gambut Bengkalis
Hanya Terpantau 6 Hotspot di Riau, Sumsel Dominasi 3.734 Titik Panas Sumatera
Lahan Terbatas dan Minat Tinggi, Poltekkes Kemenkes Riau Rencanakan Kampus 2
Atasi Keresahan Warga Beringin Makmur, Polsek Kerumutan Gandeng BKSDA Evakuasi Beruang
HKETO dan Pemprov Riau Bahas Peluang Modernisasi Industri Berbasis Teknologi
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto Beri Nama Bayi Gajah Sumatra di TNTN 'Ganesha'
Terima Kunjungan Menhut, Pemprov Riau Minta Pusat Dukung Keberlanjutan Gambut Bengkalis
Hanya Terpantau 6 Hotspot di Riau, Sumsel Dominasi 3.734 Titik Panas Sumatera
Lahan Terbatas dan Minat Tinggi, Poltekkes Kemenkes Riau Rencanakan Kampus 2