PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Rencana Mutasi, Zulfan: Oknum Kepala Sekolah Pelaku Pungli Jangan Dipertahankan
PEKANBARU, Riauin.com - Rencana mutasi beberapa kepala sekolah di Kota Pekanbaru disambut baik oleh kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru. Terutama mutasi oknum-oknum Kepala Sekolah yang selama ini terlibat dalam aksi pungutan liar (Pungli).
Namun di satu sisi, Zulfan Hafis, Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru ini menilai mutasi tersebut jangan sampai terkesan hanya menyenangkan pihak-pihak tertentu saja.
"Yang pastinya oknum-oknum kepala sekolah yang sering melakukan pungli perlu ditinjau ulang. Tidak perlu dipertahankan yang seperti itu, karena merusak citra kepala daerah," ungkap Zulfan Hafis, Senin (15/1/2018).
Politisi Nasdem ini juga menghimbau, agar pihak Pemerintah Kota Pekanbaru dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) harus memperhatikan betul bobot bibit kualitas seorang kepala sekolah yang bakal dimutasi.
"Kita mengimbau teruatama kepada Disdik yang melakukan evaluasi, lihat bobot bibit kualitas dari pada kepala sekolah tersebut baik itu di tingkat SD maupun di tingkat SMP. Itu harus diperhatikan jangan nanti terkesan mutasi ini hanya menyenangkan pihak-pihak tertentu saja tapi betul-betul memperhatikan berbagai aspek, yang melakukan pungli-pungli itu bagi saya tidak ada ampunnya karena tidak ada alasan untuk sumbangan biaya beli kursi dan segala macamnya," pungkas Zulfan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru saat ini gencar melakukan mutasi pejabat. Usai lakukan mutasi 228 pejabat, dalam waktu dekat akan ada pejabat lainnya yang dimutasi, termasuk kepala sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal menyebut dalam mutasi nanti tidak menutup kemungkinan beberapa kepala sekolah akan menjadi guru biasa. Kemudian ada juga yang menjadi pengawas.
"Kepala Sekolah yang memiliki kinerja bagus bakal dipromosikan menjadi pengawas sekolah. Bagi yang kinerjanya rendah akan dikembalikan jadi guru biasa," kata Jamal di Pekanbaru, Rabu (10/1/2018).
Kata dia, evaluasi kepala sekolah sudah selesai dilakukan. Ditanya kapan mutasi akan dilaksanakan, Jamal enggan menyebut secara rinci.
"Kita sudah sampaikan kepada BKP SDM, tinggal rapat akhir untuk menentukan lokasi dan jadwal," sebutnya.
Mutasi yang bakal dilakukan ini jelas Jamal bertujuan untuk mengisi kekosongan beberapa posisi kepala sekolah yang masih dijabat Pelaksana Tugas.(int/nol)
sumber: halloriau
Namun di satu sisi, Zulfan Hafis, Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru ini menilai mutasi tersebut jangan sampai terkesan hanya menyenangkan pihak-pihak tertentu saja.
"Yang pastinya oknum-oknum kepala sekolah yang sering melakukan pungli perlu ditinjau ulang. Tidak perlu dipertahankan yang seperti itu, karena merusak citra kepala daerah," ungkap Zulfan Hafis, Senin (15/1/2018).
Politisi Nasdem ini juga menghimbau, agar pihak Pemerintah Kota Pekanbaru dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) harus memperhatikan betul bobot bibit kualitas seorang kepala sekolah yang bakal dimutasi.
"Kita mengimbau teruatama kepada Disdik yang melakukan evaluasi, lihat bobot bibit kualitas dari pada kepala sekolah tersebut baik itu di tingkat SD maupun di tingkat SMP. Itu harus diperhatikan jangan nanti terkesan mutasi ini hanya menyenangkan pihak-pihak tertentu saja tapi betul-betul memperhatikan berbagai aspek, yang melakukan pungli-pungli itu bagi saya tidak ada ampunnya karena tidak ada alasan untuk sumbangan biaya beli kursi dan segala macamnya," pungkas Zulfan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru saat ini gencar melakukan mutasi pejabat. Usai lakukan mutasi 228 pejabat, dalam waktu dekat akan ada pejabat lainnya yang dimutasi, termasuk kepala sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Abdul Jamal menyebut dalam mutasi nanti tidak menutup kemungkinan beberapa kepala sekolah akan menjadi guru biasa. Kemudian ada juga yang menjadi pengawas.
"Kepala Sekolah yang memiliki kinerja bagus bakal dipromosikan menjadi pengawas sekolah. Bagi yang kinerjanya rendah akan dikembalikan jadi guru biasa," kata Jamal di Pekanbaru, Rabu (10/1/2018).
Kata dia, evaluasi kepala sekolah sudah selesai dilakukan. Ditanya kapan mutasi akan dilaksanakan, Jamal enggan menyebut secara rinci.
"Kita sudah sampaikan kepada BKP SDM, tinggal rapat akhir untuk menentukan lokasi dan jadwal," sebutnya.
Mutasi yang bakal dilakukan ini jelas Jamal bertujuan untuk mengisi kekosongan beberapa posisi kepala sekolah yang masih dijabat Pelaksana Tugas.(int/nol)
sumber: halloriau
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar