PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Diam tapi Menenggelamkan, Trik Jitu Kasatpol PP Pekanbaru Tegakkan Perda
PEKANBARU, Riauin.com - Usai serah terima jabatan menjadi Kasatpol PP Pekanbaru, Agus Pramono memiliki trik jitu untuk menegakkan peraturan daerah (Perda) di Kota Pekanbaru.
Gaya penertiban ataupun razia yang selalu dipandang anarkis, arogan dan kasar terhadap pelaku pelanggar perda tidak akan di pakai lagi. Cukup dengan gaya "Diam Tapi Menenggelamkan" adalah trik ampuh yang akan dilakukan seluruh personil Satpol PP dalam bekerja. Demikian diungkapkan Kasatpol PP, Agus Pramono kepada Riauterkini.com, Jumat (12/01/2018).
"Mengatasi pelanggaran Perda di Pekanbaru tidak harus mengunakan kekerasan, tapi cukup dengan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak kita bisa menertibkan seluruh pelanggaran yang terjadi di Pekanbaru, " jelas Agus Pramono.
Dicontohkan, Agus penertiban panti pijat di Pekanbaru. Dirinya tidak akan melakukan razia beramai - ramai seperti sebelumnya. Cukup dengan mensiagakan personil ditempat rawan prostitusi pihaknya yakin PKS akan gulung tikar di Pekanbaru.
"Cukup anggota kita duduk duduk tempat pijat itu, yakin saya tidak ada pelanggan yang datang. Dan mereka yang mau datang juga malu. Dan akhirnya mereka akan bangkrut sendiri, " papar Agus.
Begitu juga dengan Pedagang kaki lima (Pkl), jika mereka mulai menggelar dagangannya pukul 05.00 subuh, maka Satpol PP juga menggelar operasinya lebih awal dari itu yakni pukul 04.00.
"Intinya kami berupaya semaksimal mungkin untuk tidak menyerak nyerak dagangan pedagang itu. Tapi kami menghentikan mereka membuka lapaknya di lokasi dilarang untuk berdagang, " jelas Agus lagi.
Begitu juga dengan pelanggaran perda yang lain, pihaknya akan menggunakan cara cara yang aman untuk menegakkam Perda. Ketika ditanya kapan mulai bergerak, Kasatpol PP, Agus Pramono menjelaskan saat ini pihaknya sedang berbenah di internal Satpol PP.
"Tunggu sajalah, dalam waktu dekat kami akan melakukan trik baru untuk meningkatkan PAD dan penegakan Perda di Pekanbaru, " singkatnya.(int/nol)
sumber: riauterkini
Gaya penertiban ataupun razia yang selalu dipandang anarkis, arogan dan kasar terhadap pelaku pelanggar perda tidak akan di pakai lagi. Cukup dengan gaya "Diam Tapi Menenggelamkan" adalah trik ampuh yang akan dilakukan seluruh personil Satpol PP dalam bekerja. Demikian diungkapkan Kasatpol PP, Agus Pramono kepada Riauterkini.com, Jumat (12/01/2018).
"Mengatasi pelanggaran Perda di Pekanbaru tidak harus mengunakan kekerasan, tapi cukup dengan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak kita bisa menertibkan seluruh pelanggaran yang terjadi di Pekanbaru, " jelas Agus Pramono.
Dicontohkan, Agus penertiban panti pijat di Pekanbaru. Dirinya tidak akan melakukan razia beramai - ramai seperti sebelumnya. Cukup dengan mensiagakan personil ditempat rawan prostitusi pihaknya yakin PKS akan gulung tikar di Pekanbaru.
"Cukup anggota kita duduk duduk tempat pijat itu, yakin saya tidak ada pelanggan yang datang. Dan mereka yang mau datang juga malu. Dan akhirnya mereka akan bangkrut sendiri, " papar Agus.
Begitu juga dengan Pedagang kaki lima (Pkl), jika mereka mulai menggelar dagangannya pukul 05.00 subuh, maka Satpol PP juga menggelar operasinya lebih awal dari itu yakni pukul 04.00.
"Intinya kami berupaya semaksimal mungkin untuk tidak menyerak nyerak dagangan pedagang itu. Tapi kami menghentikan mereka membuka lapaknya di lokasi dilarang untuk berdagang, " jelas Agus lagi.
Begitu juga dengan pelanggaran perda yang lain, pihaknya akan menggunakan cara cara yang aman untuk menegakkam Perda. Ketika ditanya kapan mulai bergerak, Kasatpol PP, Agus Pramono menjelaskan saat ini pihaknya sedang berbenah di internal Satpol PP.
"Tunggu sajalah, dalam waktu dekat kami akan melakukan trik baru untuk meningkatkan PAD dan penegakan Perda di Pekanbaru, " singkatnya.(int/nol)
sumber: riauterkini
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar