Warga Sungai Sibam Curhat Soal Banjir hingga Busway, HM Sumardany Janji Kawal Aspirasi ke Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau
RIAUIN.COM- Persoalan banjir tahunan, jalan lingkungan yang belum tersentuh semenisasi, drainase, gorong-gorong rusak hingga kebutuhan transportasi umum menjadi sederet aspirasi yang disampaikan warga Kelurahan Sei Sibam saat reses Anggota DPRD Pekanbaru HM Sumardany Zirnata di Perumahan Pesona Asri Beringin, RT 03 RW 01, Kecamatan Bina Widya, Kamis (30/7/2026) malam.
Dalam sambutannya, Lurah Sei Sibam Sarnubi mengapresiasi Pemerintah Kota Pekanbaru yang telah memperbaiki Jalan Beringin sehingga akses masyarakat kini jauh lebih baik. Dia juga mengajak warga memanfaatkan momen reses untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih membutuhkan perhatian pemerintah.
Sarnubi berharap HM Sumardany dapat menyampaikan kepada Walikota Pekanbaru terkait rencana pembangunan Kantor Lurah Sei Sibam. Menurutnya, lahan hibah untuk kantor lurah telah tersedia sehingga tinggal menunggu realisasi pembangunan.
"Tanah hibah untuk kantor lurah sudah ada. Mudah-mudahan tahun ini kalau ada rezeki, kantor Lurah Sungai Sibam bisa dibangun," ujarnya.
Sementara itu, HM Sumardany Zirnata mengawali dialog dengan memberikan kuis kepada masyarakat mengenai tiga fungsi DPRD, yakni fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan. Dia mengatakan, pembangunan yang dinikmati masyarakat saat ini tidak terlepas dari kontribusi pajak yang dibayarkan masyarakat.
Menurutnya, salah satu sumber pendapatan daerah yang masih memiliki potensi besar adalah pajak kendaraan bermotor. Karena itu, dia mengajak masyarakat mengingatkan warga yang masih menunggak pajak agar pembangunan dapat terus berjalan.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini belum terselesaikan. Salah satunya disampaikan warga terkait turap Sungai Sibam di RT 02 RW 01 yang kondisinya hampir runtuh dan dinilai membahayakan.
Menanggapi hal itu, Sumardany mengatakan akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Riau karena kewenangan pembangunan terbagi antara pemerintah provinsi dan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Aspirasi lain datang dari Agus Saputra Sembiring, warga RT 01 RW 04, yang mempertanyakan tindak lanjut pembangunan drainase di Jalan Beringin Perumahan Trilogi sepanjang sekitar 100 meter yang sebelumnya telah diusulkan.
Sumardany menyebut usulan tersebut akan kembali diperjuangkan pada tahun ini. Dia berharap peningkatan pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur Kota Pekanbaru.
Ketua RT 03 RW 01, Wawan Hartoyo, juga menyampaikan kondisi wilayahnya yang dihuni sekitar 679 kepala keluarga. Meski perumahan telah berdiri selama 16 tahun, masih terdapat sekitar 250 meter jalan lingkungan yang belum disemenisasi.
Selain itu, warga juga mengeluhkan belum adanya bangunan permanen Posyandu sehingga masih menumpang di rumah warga. Padahal lahan beserta surat hibah telah tersedia.
"Kami berharap pembangunan jalan dan Posyandu bisa menjadi perhatian sehingga cita-cita masyarakat dapat segera terwujud," katanya.
Sementara itu, Hera yang mewakili kelompok ibu-ibu mengusulkan agar Pemerintah Kota membuka layanan transportasi umum menuju Sungaj Sibam. Menurutnya, banyak pelajar SMA yang bersekolah di pusat kota mengalami kesulitan transportasi, terutama saat banjir, karena itu dia berharap pemerintah segera memperbaiki gorong-gorong yang telah amblas karena dikhawatirkan membahayakan warga.
Dalam kesempatan yang sama, warga lain, Hendri juga meminta pemerintah segera melakukan normalisasi parit yang saat ini dipenuhi sampah sehingga menghambat aliran air dan memperparah banjir di kawasan permukiman.
Menanggapi usulan tersebut, Sumardany mengatakan kebutuhan transportasi akan dikaji sesuai kondisi di lapangan, apakah lebih tepat menggunakan bus berukuran besar atau angkutan yang lebih kecil. Seluruh aspirasi masyarakat, kata dia, akan disampaikan secara lisan maupun tertulis kepada pemerintah.
Dia menambahkan, komunikasi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru diharapkan lebih mudah sehingga penanganan persoalan dapat disesuaikan dengan kewenangan pemerintah kota maupun pemerintah provinsi.
Menjawab keluhan banjir yang telah dirasakan warga selama belasan tahun, Sumardany mengatakan pemerintah saat ini tengah melakukan berbagai upaya penanganan agar genangan air lebih cepat surut. Dia berharap program tersebut mulai menunjukkan hasil pada akhir tahun ini.
Dalam kesempatan yang sama, Hendri juga meminta pemerintah segera melakukan normalisasi parit yang saat ini dipenuhi sampah sehingga menghambat aliran air dan memperparah banjir di kawasan permukiman.
Acara tersebut dihadiri sekitar 150 warga bersama Lurah Sei Sibam Sarnubi, Ketua DPC Partai Demokrat, Ketua Forum RT/RW Tonny, Ketua RW 01 Joni, para ketua RT serta pengurus PAC Demokrat. -vie
Berita Lainnya
Akselerasi Keuangan Syariah, Pemprov Riau Rombak Kepengurusan KDEKS
Ternak Warga Diserang, BBKSDA Riau Terjunkan Tim Sisir Jejak Harimau di Indragiri Hilir
Hujan Deras Guyur 10 Daerah di Riau, Kemunculan 21 Titik Panas Tetap Diwaspadai
Integrasi Tol Lingkar Pekanbaru Dimulai, Pengalihan Akses Keluar Tol Pekanbaru–Dumai Diberlakukan
Belasan Ribu Ijazah Tertahan di Sekolah, Ombudsman Riau Siapkan Sanksi Penilaian Layanan Publik bagi Disdik
Riau Pasok Pasokan Energi Nasional, Pemprov Perkuat Kolaborasi Pengamanan
Akselerasi Keuangan Syariah, Pemprov Riau Rombak Kepengurusan KDEKS
Ternak Warga Diserang, BBKSDA Riau Terjunkan Tim Sisir Jejak Harimau di Indragiri Hilir
Hujan Deras Guyur 10 Daerah di Riau, Kemunculan 21 Titik Panas Tetap Diwaspadai
Integrasi Tol Lingkar Pekanbaru Dimulai, Pengalihan Akses Keluar Tol Pekanbaru–Dumai Diberlakukan
Belasan Ribu Ijazah Tertahan di Sekolah, Ombudsman Riau Siapkan Sanksi Penilaian Layanan Publik bagi Disdik
Riau Pasok Pasokan Energi Nasional, Pemprov Perkuat Kolaborasi Pengamanan