Sidang Vonis Abdul Wahid Padat, PN Pekanbaru Sediakan Layar Monitor
RIAUIN.COM - Pengadilan Negeri Pekanbaru menyiapkan fasilitas penunjang pengamanan ekstra berupa layar monitor dan pengeras suara di luar ruang sidang untuk mengantisipasi gejolak antusiasme ribuan warga Riau, Kamis (30/7/2026). Langkah antisipasi ini diambil lantaran kapasitas ruang sidang Tipikor tak memadai untuk menampung seluruh massa pendukung terdakwa dugaan korupsi yang juga Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid.
Penumpukan massa yang datang dari berbagai daerah di Riau sempat memicu kericuhan kecil di depan pintu masuk. Hujan deras sejak pagi tak menyurutkan langkah warga, termasuk rombongan ibu-ibu, untuk memadati area pengadilan. Saat pintu persidangan dibuka pukul 09.30 WIB, desakan pengunjung tak terhindarkan hingga memicu aksi saling dorong yang membahayakan keselamatan warga.
Aparat keamanan gabungan bersama petugas internal pengadilan harus bekerja keras menenangkan massa yang berdesakan. Seorang warga bahkan sempat tersungkur di tengah kerumunan dan nyaris terinjak saat arus penonton memaksa masuk secara bersamaan.
"Tolong jangan dorong-dorong, ada yang jatuh ini. Nanti terinjak," panggil seorang petugas pengadilan yang sigap membentengi pergerakan massa seraya mengevakuasi pengunjung tersebut.
Kondisi ruang utama yang terbilang terbatas memaksa pihak pengadilan membatasi jumlah akses masuk secara ketat demi menjaga kekhidmatan agenda pembacaan putusan. Sebagai solusinya, penyediaan layar pemantau di luar ruangan menjadi tumpuan utama agar masyarakat tetap bisa mengawal proses hukum tanpa harus memaksakan diri masuk ke area dalam.
Humas Pengadilan Negeri Pekanbaru Jonson Parancis mengonfirmasi bahwa langkah taktis ini dirancang untuk mengakomodasi perhatian besar publik Riau terhadap perkara tersebut sekaligus menjaga kondusifitas area steril pengadilan.
"Sudah koordinasi," ujar Jonson Parancis singkat terkait kesiapan penanganan pengamanan bersama pihak kepolisian.
Ia menegaskan, skema penayangan sidang secara langsung di area luar gedung merupakan jalan keluar paling efektif guna mencegah potensi insiden berulang. Melalui pengeras suara dan layar lebar yang disiarkan secara real-time, warga Riau yang tertahan di luar gedung pengadilan tetap bisa menyimak jalannya vonis hakim dari awal hingga usai dengan tertib. (*)
Berita Lainnya
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Resmi Ajukan Banding Usai Divonis 2 Tahun Penjara
Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, Kurungan Tambahan Ditetapkan Jika Tak Bayar Denda Korupsi
Penyidikan Kasus Jembatan Air Hitam, Polda Riau Sita Sejumlah Dokumen dari BPKAD Rohil
Polres Inhu Tangkap Pria 75 Tahun Terkait Kasus Kekerasan Seksual Berkedok Pengobatan Tradisional
Sindikat Begal Bersenjata di Pekanbaru Diringkus, Kendaraan Curian Batal Dijual ke Sumbar
Polda Riau Bongkar Penyelundupan 7 Kg Sabu di Rupat, Tiga Pelaku Diringkus
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Resmi Ajukan Banding Usai Divonis 2 Tahun Penjara
Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, Kurungan Tambahan Ditetapkan Jika Tak Bayar Denda Korupsi
Penyidikan Kasus Jembatan Air Hitam, Polda Riau Sita Sejumlah Dokumen dari BPKAD Rohil
Polres Inhu Tangkap Pria 75 Tahun Terkait Kasus Kekerasan Seksual Berkedok Pengobatan Tradisional
Sindikat Begal Bersenjata di Pekanbaru Diringkus, Kendaraan Curian Batal Dijual ke Sumbar
Polda Riau Bongkar Penyelundupan 7 Kg Sabu di Rupat, Tiga Pelaku Diringkus