• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
15 Juli 2026
KPK Buru Sisa Rp1 Miliar Uang Petani Sawit Kuansing, Asisten I Kembali Diperiksa
14 Juli 2026
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
13 Juli 2026
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
13 Juli 2026
OTT Kuansing: Warganet Desak KPK Seret Tersangka Baru di Kasus Suap Jabatan dan Lahan
13 Juli 2026

  • Home
  • Riau

Pemprov Riau Desak Komnas HAM Segera Tuntaskan Konflik Lahan Adat di Rohul dan Kampar

Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 14:52:47 WIB
Cetak

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM untuk segera mewujudkan keadilan bagi masyarakat adat terkait konflik agraria di Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Kampar. Benturan antara sistem administrasi negara saat ini dan kepemilikan lahan adat yang sudah berjalan ratusan tahun dinilai menjadi akar utama maraknya sengketa lahan di wilayah tersebut.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Riau dan Komnas HAM di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Kamis (16/7/2026). Pertemuan ini digelar untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat Desa Tambusai Utara di Rokan Hulu dan Desa Kota Garo di Kampar terkait tata kelola lahan oleh PT Agrinas Palma Nusantara.

Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau Zulkifli Syukur menyatakan, pemerintah daerah berkomitmen penuh membuka seluruh data dan memberikan penjelasan secara transparan demi mempercepat penyelesaian sengketa. Pemprov Riau berharap Komnas HAM tidak sekadar menampung aduan, tetapi mampu mengoordinasikan langkah konkret yang berpihak pada hak-hak masyarakat di lapangan.

"Tanah yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu, dulu secara adat dijadikan kepemilikannya. Sekarang semua ada administrasinya, jadi berbeda tentunya dan menyebabkan konflik di sana," ujar Zulkifli Syukur saat ditemui seusai pertemuan di Pekanbaru, Kamis siang.

Menurut Zulkifli, forum koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memberikan gambaran menyeluruh kepada Komnas HAM mengenai dilema yang dihadapi masyarakat adat di Riau. Pihaknya memastikan kesiapan jajaran pemda untuk mendukung proses penyelidikan yang sedang berjalan sesuai dengan porsi kewenangan pemerintah provinsi.

Konflik agraria di Bumi Lancang Kuning disinyalir dipicu oleh pengelolaan wilayah yang belum matang oleh pihak korporasi. Berdasarkan laporan yang diterima, masyarakat di kedua desa tersebut merasa terpinggirkan dan tidak mendapatkan keuntungan ekonomis dari operasional perkebunan kelapa sawit di wilayah adat mereka.

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P Siagian membenarkan bahwa pengaduan terkait sengketa lahan dari Provinsi Riau menjadi salah satu perhatian utama di tingkat nasional. Karakteristik wilayah Riau yang kaya akan sumber daya alam, baik di sektor perkebunan maupun pertambangan, membuat potensi gesekan sosial di tengah masyarakat menjadi sangat tinggi.

"Secara nasional, Komnas HAM mendapat banyak pengaduan soal konflik seperti ini, cuma beda lokasinya. Saat ini di Riau. Apalagi Riau sangat kaya, bukan hanya di bawah bumi saja, namun di atas juga," kata Saurlin P Siagian.

Saurlin menambahkan, kasus yang terjadi di Rokan Hulu dan Kampar memiliki pola yang serupa. Konflik mencuat karena manajemen perusahaan dinilai belum mapan dalam mengelola perkebunan kelapa sawit, sehingga memicu kekacauan tata kelola yang berdampak langsung pada hak-hak masyarakat sekitar.

"Dua kasus ini sudah kita tangani. Masyarakat datang melakukan pengaduan karena merasa bisa tidak menjadi pihak yang mendapatkan keuntungan dari proses yang dilakukan PT Agrinas. Pengelolaan di Agrinas belum terlalu setel, jadi masih belajar mengelola sawit dan lainnya jadi terjadi kekacauan di tata kelolanya," tutur Saurlin.

Melalui data tambahan dan pemahaman mendalam mengenai kentalnya hukum adat di Riau yang didapatkan dari pertemuan ini, Komnas HAM akan segera menyusun rekomendasi. Lembaga tersebut berjanji akan menjadwalkan ulang turun ke lapangan guna merumuskan keputusan terbaik yang dapat mengakomodasi hak hidup masyarakat lokal tanpa mengabaikan regulasi yang berlaku. (Bil)


 Editor : Nab


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Sidang Banggar DPRD Riau Memanas, Massa Pendukung Legislator Terlibat Baku Hantam

Korban Jiwa di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Melonjak Tajam hingga Pertengahan Tahun

Karhutla 10 Hektare di Rohil Belum Padam, Petugas Kewalahan Hadapi Angin Kencang

Lonjakan Titik Panas di Riau Capai 28 Titik, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Ekspor Nonmigas Riau Tumbuh di Tengah Kemerosotan Sektor Lain

Bukan Lagi Bahan Baku Industri, Impor Riau Kini Bertumpu pada Barang Modal

Sidang Banggar DPRD Riau Memanas, Massa Pendukung Legislator Terlibat Baku Hantam

Korban Jiwa di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Melonjak Tajam hingga Pertengahan Tahun

Karhutla 10 Hektare di Rohil Belum Padam, Petugas Kewalahan Hadapi Angin Kencang

Lonjakan Titik Panas di Riau Capai 28 Titik, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Ekspor Nonmigas Riau Tumbuh di Tengah Kemerosotan Sektor Lain

Bukan Lagi Bahan Baku Industri, Impor Riau Kini Bertumpu pada Barang Modal

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
  • 2 KPK Buru Sisa Rp1 Miliar Uang Petani Sawit Kuansing, Asisten I Kembali Diperiksa
  • 3 Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
  • 4 Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
  • 5 OTT Kuansing: Warganet Desak KPK Seret Tersangka Baru di Kasus Suap Jabatan dan Lahan
  • 6 LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
  • 7 Sejuk di Tengah Bising
  • 8 Perjuangan Sejak Jadi Wabup Terwujud, Proyek Sekolah Rakyat Kuansing Besutan Mukhlisin Capai 82 Persen
  • 9 Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
Terkini +INDEKS

Kejar Target Nasional 46 Persen, Pemprov Riau Masifkan Cek Kesehatan Gratis

16 Juli 2026
Sidang Banggar DPRD Riau Memanas, Massa Pendukung Legislator Terlibat Baku Hantam
16 Juli 2026
Korban Jiwa di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Melonjak Tajam hingga Pertengahan Tahun
16 Juli 2026
Pemprov Riau Desak Komnas HAM Segera Tuntaskan Konflik Lahan Adat di Rohul dan Kampar
16 Juli 2026
KPK Selidiki Aliran Dana KUD di Kuansing yang Dihimpun Suhardiman Amby untuk Menhut
16 Juli 2026
Pemko Pekanbaru Bangun Drainase 1,2 Kilometer untuk Atasi Banjir di Payung Sekaki
16 Juli 2026
Ekonomi Pekanbaru Tumbuh 8 Persen, Dongkrak Pertumbuhan Provinsi Riau
16 Juli 2026
Polisi Tangkap Ayah Tiri Diduga Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Tiga Anak di Inhu
16 Juli 2026
Jasad Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin Kampar Akhirnya Ditemukan
16 Juli 2026
Seratus Tiket Early Bird TEDxMAN Two Pekanbaru Youth Ludes dalam Hitungan Hari, Penjualan Normal Wave Telah Dibuka
16 Juli 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved