PILIHAN
Longsor di Limapuluh Kota Sudah Bisa Dilewati, Tapi di Pangkalan Mulai Banjir
Banjir mulai terjadi di jalur lintas Riau-Sumbar, tepatnya di daerah Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar.
Limapuluh Kota, Riauin.Com - Curah hujan yang tinggi mengakibatkan terjadinya longsor di Kabupaten Limapuluh Kota. Longsor ini sempat menyebabkan terputuskan jalan lintas dari Sumatera Barat (Sumbar) menuju Riau, dan sebaliknya pada Jumat (29/12/17) malam.
Kepala Bidang Logistik Kedarurattan BPBD Limapukuh Kota, Ramadinol mengatakan, saat ini alat berat dari Dinas PU Sumbar sudah berada di lokasi.
Peristiwa longsor itu, lanjutnya, terjadi di antara perbatasan Kecamatan Pangkalan Koto Baru dengan Kecamatan Harau, yaitu di Kelok S dekat Bandrex House.
Sabtu (30/12/17) pagi jalur sudah mulai bisa dilewati. Namun masih terjadi kemacetan.
Tidak hanya longsor, daerah Pangkalan juga mengalami banjir.
Kondisi ini juga menyebabkan arus lalu lintas Sumbar-Riau tersendat.
Kemacetan pun tak bisa dihindari, karena kendaraan harus mengantre dan berhati-hati melewati banjir yang mulai tinggi.
Hal itu disampaikan seorang netizen melalui akun Facebook bernama Agung Nugroho Wahyuni.
Daerah pangkalan banjir,Mobil arah ke sumbar tidak bisa lewat nunggu air surut dan pendakian sebelum bandrek house longsor. Kawan2 yang mau ke sumbar lewat jalur taluk biar lebih cepat.
Pada postingan tersebut dia juga mengunggah beberapa foto situasi terkini banjir di Pangkalan. (amy)
Kepala Bidang Logistik Kedarurattan BPBD Limapukuh Kota, Ramadinol mengatakan, saat ini alat berat dari Dinas PU Sumbar sudah berada di lokasi.
Peristiwa longsor itu, lanjutnya, terjadi di antara perbatasan Kecamatan Pangkalan Koto Baru dengan Kecamatan Harau, yaitu di Kelok S dekat Bandrex House.
Sabtu (30/12/17) pagi jalur sudah mulai bisa dilewati. Namun masih terjadi kemacetan.
Tidak hanya longsor, daerah Pangkalan juga mengalami banjir.
Kondisi ini juga menyebabkan arus lalu lintas Sumbar-Riau tersendat.
Kemacetan pun tak bisa dihindari, karena kendaraan harus mengantre dan berhati-hati melewati banjir yang mulai tinggi.
Hal itu disampaikan seorang netizen melalui akun Facebook bernama Agung Nugroho Wahyuni.
Daerah pangkalan banjir,Mobil arah ke sumbar tidak bisa lewat nunggu air surut dan pendakian sebelum bandrek house longsor. Kawan2 yang mau ke sumbar lewat jalur taluk biar lebih cepat.
Pada postingan tersebut dia juga mengunggah beberapa foto situasi terkini banjir di Pangkalan. (amy)
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing