PILIHAN
Kekurangan Ribuan Guru SD dan SMP, Disdik Bengkalis Akan Angkat Guru Honorer Jadi Guru Kontrak
Seorang guru kontrak sedang mengajar di sekolah dasar.
Bengkalis, Riauin.Com - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura, mengaku bahwa pihaknya masih kekurangan ribuan guru untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menenah Pertama (SMP).
Kekurangan guru itu diperkirakan mencapai 2.000 orang. Rinciannya, kekurangan untuk tingkat SD yakni guru kelas sebanyak 861 orang, guru agama sebanyak 187 orang, dan guru olahraga sebanyak 234 orang.
Sementara itu, guru untuk tingkat SMP, kekurangannya saat ini mencapai 550 orang.
Untuk mengisi kekurangan, pihaknya tak melakukan rekrut tenaga guru secara terbuka. Namun akan mengangkat guru-guru honorer yang ada untuk menjadi guru kontrak.
Para guru yang saat ini berstatus sebagai honor daerah, imbuhnya, akan berubah statusnya menjadi guru kontrak yang diatur melalui Peraturan Bupati Bengkalis.
"Karena adanya perubahan tersebut, bisa jadi nanti ada sebagian guru kontrak tersebut akan dipindahkan ke sekolah lain. Tidak lagi ditugaskan di sekolah lama tempatnya mengabdi sebagai guru honor daerah. Ini dilakukan untuk menata dan mengisi kekurangan guru di sejumlah sekolah," ujar Edi sakura di Bengkalis, Kamis (21/12/17).
Begitu juga dengan guru komite yang saat ini jumlahnya sekitar 2.000 orang, pun akan dijadikan guru kontrak. Khusus untuk guru komite, statusnya guru kontrak, Disdik yang bayarkan honornya melalui dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah. (amy)
Kekurangan guru itu diperkirakan mencapai 2.000 orang. Rinciannya, kekurangan untuk tingkat SD yakni guru kelas sebanyak 861 orang, guru agama sebanyak 187 orang, dan guru olahraga sebanyak 234 orang.
Sementara itu, guru untuk tingkat SMP, kekurangannya saat ini mencapai 550 orang.
Untuk mengisi kekurangan, pihaknya tak melakukan rekrut tenaga guru secara terbuka. Namun akan mengangkat guru-guru honorer yang ada untuk menjadi guru kontrak.
Para guru yang saat ini berstatus sebagai honor daerah, imbuhnya, akan berubah statusnya menjadi guru kontrak yang diatur melalui Peraturan Bupati Bengkalis.
"Karena adanya perubahan tersebut, bisa jadi nanti ada sebagian guru kontrak tersebut akan dipindahkan ke sekolah lain. Tidak lagi ditugaskan di sekolah lama tempatnya mengabdi sebagai guru honor daerah. Ini dilakukan untuk menata dan mengisi kekurangan guru di sejumlah sekolah," ujar Edi sakura di Bengkalis, Kamis (21/12/17).
Begitu juga dengan guru komite yang saat ini jumlahnya sekitar 2.000 orang, pun akan dijadikan guru kontrak. Khusus untuk guru komite, statusnya guru kontrak, Disdik yang bayarkan honornya melalui dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah. (amy)
Berita Lainnya
Bangun Pabrik Pupuk di Buruk Bakul, Muhammad Rafee Fokus Ciptakan Lapangan Kerja
Genjot Devisa Nonmigas, Bengkalis Bidik Pasar Ekspor Perikanan dan Perkebunan
Pemkab Bengkalis Desak PHR Prioritaskan Pekerja Lokal Seiring Ekspansi Sumur Migas
Pemkab Bengkalis Targetkan Penguatan Satu Data Lewat Evaluasi BPS
Awasi Solar Subsidi Nelayan, Pemkab Bengkalis Wajibkan Aplikasi X-Star
Bupati Bengkalis Apresiasi Jembatan Merah Putih Presisi, Kadisperkimtan : Perkuat Akses dan Percepat Pembangunan Desa
Bangun Pabrik Pupuk di Buruk Bakul, Muhammad Rafee Fokus Ciptakan Lapangan Kerja
Genjot Devisa Nonmigas, Bengkalis Bidik Pasar Ekspor Perikanan dan Perkebunan
Pemkab Bengkalis Desak PHR Prioritaskan Pekerja Lokal Seiring Ekspansi Sumur Migas
Pemkab Bengkalis Targetkan Penguatan Satu Data Lewat Evaluasi BPS
Awasi Solar Subsidi Nelayan, Pemkab Bengkalis Wajibkan Aplikasi X-Star
Bupati Bengkalis Apresiasi Jembatan Merah Putih Presisi, Kadisperkimtan : Perkuat Akses dan Percepat Pembangunan Desa