• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Gurita Dugaan Korupsi Bupati Kuansing Non Aktif Suhardiman Amby Mulai Dikuliti KPK
08 Juli 2026
Siasat Sembunyikan Mobil Suap Gagal, KPK Sita Land Cruiser Bupati Kuansing di Pematangsiantar
08 Juli 2026
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
08 Juli 2026
Bupati Kuansing Pernah Ingatkan Stafsusnya: Kalau Ndak Kaya, Masuk Penjara
08 Juli 2026
Pasca-OTT KPK, Faksi Pejabat Eselon II Pemkab Kuansing Dilaporkan Pecah Tiga
07 Juli 2026

  • Home
  • Opini

Makan Gratis dan Kalkulator Rusak

Redaksi

Selasa, 14 April 2026 01:17:11 WIB
Cetak

Hendrianto

 

Oleh: Hendrianto. .

SAYA heran. Kok masih ada yang meributkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di medsos. Padahal, niat Presiden Prabowo Subianto itu terang benderang: memberi makan anak-anak kita sendiri.

Masak memberi makan anak bangsa disalahkan?

Banyak yang nyinyir. Katanya anggarannya terlalu besar. Katanya nanti bocor di jalan. Katanya logistiknya ribet. Pokoknya, semua serba "katanya".

Padahal, kalau kita pakai logika sederhana—logika warung kopi—semua itu masuk akal sekali. Pertama, soal investasi. Banyak orang berpikir anggaran MBG itu biaya yang hangus. Salah. Itu investasi. Kita ini mau menuju Indonesia Emas 2045.

Tapi bagaimana mau emas kalau otak anak-anak kita "perunggu" gara-gara kurang gizi? Anak yang lapar tidak bisa belajar matematika. Prabowo ingin memotong rantai itu. Langsung ke akar masalah: perut. Kalau perut kenyang, otak jalan. Itu masuk akal.

Kedua, soal perputaran uang. Anggaran itu tidak lari ke luar negeri. Uang itu akan lari ke tukang sayur, peternak telur, dan petani beras di desa-desa. Inilah multiplier effect. Duit dari pusat, tumpahnya ke piring anak di desa, dan masuk ke kantong petani lokal.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pun sudah menjamin: APBN 2026 aman. Dana pendidikan 20 persen tidak akan diganggu gugat. Bahkan, bantuan seperti PIP tetap naik. Jadi, duit sekolah ya buat sekolah, duit makan ya buat makan. Tidak ada yang saling sikut.

Lalu, apakah Indonesia akan bangkrut?

Jangan menakut-nakuti. Indonesia itu besar. APBN kita ribuan triliun. Negara tidak akan bangkrut karena mengurus perut rakyatnya. Negara baru akan celaka kalau membiarkan generasinya loyo dan tidak kompetitif. Lihat Jepang atau Amerika, mereka sudah lama melakukan ini. Hasilnya? Manusia mereka tangguh.

Tapi, ada tapinya.

Di sinilah kita harus berhenti nyinyir dan mulai membuka mata lebar-lebar. Yang harus kita lawan bukan programnya, tapi "tikus-tikusnya". Program semulia apa pun kalau tidak dikawal, bisa jadi bancakan korupsi.

Kita harus pelototi titik-titik rawannya,misal mark-up harga: Jangan sampai harga telur sebutir Rp2.000 di pasar, dilaporkan Rp5.000 di kwitansi. Dan sunat menu:  Anggarannya untuk empat sehat lima sempurna, tapi yang sampai ke piring anak cuma nasi dan kuah bening karena lauknya "disunat" oknum.

Serta monopoli vlVendor: Jangan sampai urusan katering cuma dikuasai "orang dalam" atau kroni tertentu, sehingga UMKM lokal hanya jadi penonton. Selanjutnya yang harus diawasi data fiktif:  Jumlah anak yang makan dilaporkan 1.000, padahal yang hadir cuma 500.

Inilah yang perlu kita kawal habis-habisan.

Pelaksanaannya harus transparan. Distribusinya harus sampai ke mulut anak, bukan ke kantong pejabat. Kita butuh pengawasan digital, pengawasan masyarakat, hingga pengawasan emak-emak di tiap sekolah.

Kritik itu perlu, tapi kritik yang membangun benteng pertahanan agar uang rakyat tidak dicuri. Bukan kritik yang ingin mematikan harapan anak-anak kita untuk makan enak dan sehat.

Prabowo sudah mengambil posisi: lebih baik anggaran "berisik" sekarang daripada masa depan Indonesia yang "sunyi" karena kehilangan generasi emas.

Biarkan program ini jalan dulu. Tugas kita bukan menghentikannya, tapi memastikan tidak ada satu butir nasi pun yang dikorupsi. Sebab, bagi seorang anak yang sedang tumbuh, sepiring nasi dan sebutir telur itu jauh lebih nyata daripada seribu cuitan politik di media sosial.

Begitulah. (***)

(Penulis merupakan Jurnalis riauin.com) 
 


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Benteng Roboh, Injury Time Juprizal

Buy Now, Pay Later: Anugerah atau Perangkap Tersembunyi?

Gaya Elit, Ekonomi Sulit

'Jangan Bunuh Angsa Bertelur Emas'

Sentuhan Kak Ida, Radar Suhardiman, dan Mimpi Batik Kuansing Menyapa Dunia

Etika dalam Genggaman: Mengapa Warga Biasa Perlu Belajar Jurnalisme Dasar

Benteng Roboh, Injury Time Juprizal

Buy Now, Pay Later: Anugerah atau Perangkap Tersembunyi?

Gaya Elit, Ekonomi Sulit

'Jangan Bunuh Angsa Bertelur Emas'

Sentuhan Kak Ida, Radar Suhardiman, dan Mimpi Batik Kuansing Menyapa Dunia

Etika dalam Genggaman: Mengapa Warga Biasa Perlu Belajar Jurnalisme Dasar

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Gurita Dugaan Korupsi Bupati Kuansing Non Aktif Suhardiman Amby Mulai Dikuliti KPK
  • 2 Siasat Sembunyikan Mobil Suap Gagal, KPK Sita Land Cruiser Bupati Kuansing di Pematangsiantar
  • 3 Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
  • 4 Bupati Kuansing Pernah Ingatkan Stafsusnya: Kalau Ndak Kaya, Masuk Penjara
  • 5 Pasca-OTT KPK, Faksi Pejabat Eselon II Pemkab Kuansing Dilaporkan Pecah Tiga
  • 6 Respons Unik OTT Bupati Kuansing: Warga Bersyukur dan Minta KPK Jangan Pulang ke Jakarta
  • 7 Kasus Suhardiman Amby, KPK Geledah Rumah Kades di Kuansing
  • 8 KPK Diminta Usut Dugaan Kejanggalan Kelulusan Istri Ketiga Bupati Nonaktif Suhardiman Amby
  • 9 KPK Geledah Rumah Kadisbun Kuansing Hingga Larut Malam, Penyidik Bawa Koper Hitam Dikawal Polisi Bersenjata
Terkini +INDEKS

Petani Riau Terima 80 Ton Pupuk Batu Bara dari Polri untuk Genjot Ketahanan Pangan

08 Juli 2026
Perbaikan Jalan Melati Pekanbaru Ditargetkan Rampung Cepat untuk Kelancaran Ekonomi Warga
08 Juli 2026
Gurita Dugaan Korupsi Bupati Kuansing Non Aktif Suhardiman Amby Mulai Dikuliti KPK
08 Juli 2026
Polisi Sita 220 Ekstasi di Tempat Biliar Dumai, Riau Masih Jadi Sasaran Empuk Narkoba
08 Juli 2026
Usut Kasus Suap Jabatan Suhardiman Amby, KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing dan Sejumlah Kepala Dinas
08 Juli 2026
Plt Gubri Minta Evaluasi Keselamatan Perairan Riau Pasca Tragedi Pompong Tanjung Buton
08 Juli 2026
Siasat Sembunyikan Mobil Suap Gagal, KPK Sita Land Cruiser Bupati Kuansing di Pematangsiantar
08 Juli 2026
Gandeng Sektor Swasta, Pekanbaru Targetkan Bebas Gizi Buruk pada Balita
08 Juli 2026
Nasib Fasilitas Publik Riau Tersandera Status Hutan, DPRD Desak Pemutihan 2,2 Juta Hektare
08 Juli 2026
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
08 Juli 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved