PILIHAN
Kecewakan Siswa SMPN 4 Kuantan Mudik
Andi Rachman Undang Isi Malam Tahun Baru Bersama
Gubri ketika bersalaman dengan siswa SD
PEKANBARU, riauin.com -- Puluhan penari yang merupakan siswa SMP Negeri 4 Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi akan tampil mengisi malam tahun baru 2018 di Gedung Daerah Provinsi Riau. Undangan tersebut sebagai bentuk permohonan maaf atas kekecewaan grup tari siswa SMPN 4 yang batal tampil didepan Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman ke Kuansing, kemarin.
Puluhan penari yang semuanya dari siswa SMPN 4 Kuantan Mudik tersebut kecewa dan bahkan ada yang menangis menahan kesalnya. Mereka mengaku kecewa karena tidak diberikan kesempatan untuk tampil membawakan tarian. Padahal untuk acara tersebut mereka sudah berlatih sejak dua bulan lalu.
"Malam tahun baru nanti mereka akan diundang Pak Gubernur untuk tampil di gubernuran. Kemarin bersama pak bupati Kuansing Mursini. Saya sudah meminta maaf ke penari atas nama Pak Gubri," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Ervin Rizaldi, Rabu (13/12/2017).
Ervin menuturkan, Gubri sejatinya tidak bermaksud untuk mengecewakan anak-anaknya tersebut. Akan tetapi, memang Gubri saat itu harus segera bertolak ke Pekanbaru karena ada tamu mendadak, diantaranya Dubes Amerika Serikat.
"Sebagai pelipur lara, mereka semua akan diundang dan biayanya akan ditanggung. Juga, semua biaya para penari yang selama ini telah menjalani latihan juga telah di tutupi," tuturnya. (gr,vie)
Puluhan penari yang semuanya dari siswa SMPN 4 Kuantan Mudik tersebut kecewa dan bahkan ada yang menangis menahan kesalnya. Mereka mengaku kecewa karena tidak diberikan kesempatan untuk tampil membawakan tarian. Padahal untuk acara tersebut mereka sudah berlatih sejak dua bulan lalu.
"Malam tahun baru nanti mereka akan diundang Pak Gubernur untuk tampil di gubernuran. Kemarin bersama pak bupati Kuansing Mursini. Saya sudah meminta maaf ke penari atas nama Pak Gubri," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Ervin Rizaldi, Rabu (13/12/2017).
Ervin menuturkan, Gubri sejatinya tidak bermaksud untuk mengecewakan anak-anaknya tersebut. Akan tetapi, memang Gubri saat itu harus segera bertolak ke Pekanbaru karena ada tamu mendadak, diantaranya Dubes Amerika Serikat.
"Sebagai pelipur lara, mereka semua akan diundang dan biayanya akan ditanggung. Juga, semua biaya para penari yang selama ini telah menjalani latihan juga telah di tutupi," tuturnya. (gr,vie)
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol