Bupati Siak Minta ASN Solid Hadapi Defisit Anggaran di Hari Pertama Kerja
RIAUIN.COM - Bupati Siak Afni Zulkifli meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak untuk memperkuat soliditas dalam menghadapi tekanan fiskal daerah pada tahun 2026. Hal ini disampaikan Afni saat memimpin apel pagi perdana pasca-libur Idul Fitri 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan acara halalbihalal, Rabu (25/3/2026).
Dalam arahannya, Afni menekankan pentingnya sikap optimistis meski kondisi keuangan daerah tengah tidak stabil. Ia menyebutkan bahwa tantangan finansial ini merupakan fenomena nasional yang juga dirasakan oleh banyak daerah lain di Indonesia.
"Kita wajib bertahan dalam kondisi apa pun. Yang dibutuhkan hari ini adalah kerja keras, kekompakan, dan keyakinan bahwa kita mampu melewati situasi ini," ujar Afni.
Pemangkasan Anggaran Pusat
Penurunan kondisi keuangan di Kabupaten Siak dipicu oleh kebijakan pemerintah pusat yang memangkas nilai transfer ke daerah hingga sekitar 50 persen pada tahun 2026. Dampaknya, pendapatan daerah berkurang lebih dari setengah triliun rupiah.
Eks jurnalis ini menegaskan bahwa situasi sulit tersebut menjadi ujian bagi para abdi negara untuk membuktikan dedikasi mereka dalam melayani masyarakat. Ia juga menginstruksikan agar birokrasi bekerja sebagai satu kesatuan tanpa adanya pengkotak-kotakan atau kalangan elite.
Selain faktor pemangkasan transfer pusat, Pemkab Siak juga harus melakukan penyesuaian belanja pegawai sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022. Regulasi tersebut mewajibkan proporsi belanja pegawai ditekan maksimal hingga 30 persen paling lambat pada Mei 2027.
Sebagai langkah konkret menghadapi situasi tersebut, Pemkab Siak mulai menerapkan kebijakan bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA) secara terbatas. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk efisiensi tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.
"WFA bukan berarti tidak bekerja. ASN tetap harus menjalankan tugasnya dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu," tegas bupati perempuan pertama di Siak tersebut.
Afni berkomitmen bahwa meskipun efisiensi besar-besaran harus dilakukan, pemerintah daerah akan terus berikhtiar agar tidak ada pegawai yang dirumahkan. Acara kemudian ditutup dengan sesi bersalam-salaman antarpegawai untuk mempererat silaturahmi sebelum kembali menjalankan rutinitas pelayanan. (Bil)
Berita Lainnya
Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda
Sikap Arogan PT TKWL, Bupati Siak Ambil Alih Pemanggilan Pimpinan Perusahaan
Kemendikdasmen Kaji Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Siak
Pemkab Siak Hibahkan 5 Hektar Lahan demi Urai Kepadatan Lapas
ASN dan Pelaku UMKM di Siak Diminta Waspadai Investasi Ilegal serta Judi Online
Investasi Rp 300 Miliar Pacu Industri Maritim di Tanjung Buton Siak
Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda
Sikap Arogan PT TKWL, Bupati Siak Ambil Alih Pemanggilan Pimpinan Perusahaan
Kemendikdasmen Kaji Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Siak
Pemkab Siak Hibahkan 5 Hektar Lahan demi Urai Kepadatan Lapas
ASN dan Pelaku UMKM di Siak Diminta Waspadai Investasi Ilegal serta Judi Online
Investasi Rp 300 Miliar Pacu Industri Maritim di Tanjung Buton Siak