• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
10 September 2026
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
09 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026

  • Home
  • Opini

AI Menguasai Kelas Biologi: Revolusi Belajar atau Ancaman bagi Cara Berpikir Kritis Siswa?

Ovie

Selasa, 17 Maret 2026 13:53:53 WIB
Cetak

RUANG kelas biologi kini perlahan mengalami perubahan. Jika sebelumnya siswa hanya mengandalkan buku paket dan papan tulis, kini kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai mengambil peran dalam proses pembelajaran. Dalam hitungan detik, siswa dapat memperoleh penjelasan tentang metabolisme sel, sistem saraf, hingga genetika melalui berbagai aplikasi berbasis AI.

Kemudahan ini kemudian memunculkan pertanyaan besar: apakah AI benar-benar menjadi revolusi dalam pembelajaran, atau justru mengancam cara siswa berpikir kritis? 

Biologi dikenal sebagai mata pelajaran dengan konsep kompleks yang tidak selalu mudah divisualisasikan. Proses seperti pembelahan sel, kerja enzim, atau sistem organ manusia sering kali sulit dipahami hanya melalui teks. Di sinilah AI menunjukkan potensinya. Melalui animasi interaktif, simulasi digital, hingga model tiga dimensi, konsep-konsep biologis dapat ditampilkan lebih nyata dan mudah dipahami. 

Saat ini, berbagai teknologi AI telah digunakan dalam pembelajaran. Siswa dapat memanfaatkan ChatGPT untuk mendapatkan penjelasan tambahan, sementara platform seperti Khan Academy menggunakan AI untuk menyesuaikan latihan soal dengan kemampuan siswa. Di sisi lain, aplikasi seperti BioDigital Human memungkinkan eksplorasi tubuh manusia secara virtual dalam bentuk tiga dimensi. 

Dengan demikian, belajar biologi tidak lagi sekadar membaca, tetapi juga melihat langsung bagaimana proses kehidupan berlangsung. 

Fenomena ini bukan sekadar tren. Data terbaru menunjukkan penggunaan AI dalam pendidikan meningkat pesat. Sekitar 88 persen siswa kini menggunakan alat AI dalam kegiatan belajar, mulai dari mencari informasi hingga memahami materi yang sulit. 

Bahkan, sekitar 66 persen siswa telah memanfaatkan chatbot seperti ChatGPT dalam proses pembelajaran mereka.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan dampak positif AI terhadap motivasi belajar. Ma’fud dan Abidin (2025) menyatakan bahwa literasi AI memiliki hubungan signifikan dengan motivasi dan prestasi belajar biologi. 

Siswa yang mampu memanfaatkan AI secara tepat cenderung lebih aktif dan memiliki pemahaman konsep yang lebih baik. Temuan serupa disampaikan oleh Octaviani et al. (2024). Mereka menyebutkan bahwa sebagian besar siswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan AI karena mampu membantu memahami materi secara lebih cepat dan efisien. 

Sementara itu, Fajriati et al. (2024) menegaskan bahwa integrasi AI dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan mendorong pembelajaran yang lebih berpusat pada peserta didik. 

Namun, di balik berbagai keunggulan tersebut, muncul kekhawatiran yang tidak bisa diabaikan. Kemudahan memperoleh jawaban secara instan berpotensi membuat siswa kurang terdorong untuk berpikir mendalam. Ketergantungan terhadap AI juga dapat mengurangi kemampuan analisis dan berpikir kritis jika tidak digunakan secara bijak. 

Selain itu, persoalan etika akademik turut menjadi perhatian. Tidak sedikit siswa yang memanfaatkan AI untuk menyelesaikan tugas tanpa benar-benar memahami materi. Kondisi ini menegaskan bahwa peran guru tetap sangat penting sebagai pembimbing dalam penggunaan teknologi. 

Priyanti dan Wahyuni (2022) menegaskan bahwa AI seharusnya tidak menggantikan peran guru, melainkan menjadi alat pendukung dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Guru tetap berfungsi sebagai fasilitator yang membimbing siswa memahami konsep, menumbuhkan rasa ingin tahu, serta melatih kemampuan berpikir kritis. 

Pada akhirnya, kehadiran AI di kelas biologi merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Teknologi ini membuka peluang besar untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan perkembangan zaman. Namun, tanpa pemanfaatan yang tepat, AI juga berpotensi mengubah cara siswa belajar secara mendasar.

Pertanyaannya bukan lagi apakah AI akan digunakan di ruang kelas, melainkan bagaimana teknologi ini dimanfaatkan secara bijak. Jika digunakan dengan tepat, AI tidak hanya membantu siswa memahami biologi, tetapi juga mendorong mereka berpikir lebih kritis dalam menghadapi masa depan yang semakin dipenuhi teknologi. ***

 

Syarifah Masyail Atsila; Penulis adalah Mahasiswa Pendidikan Biologi, Universitas Riau NIM: 2305110471

 


 Editor : Novita


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin

Kalau Alam Sudah Menegur

Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin

Kalau Alam Sudah Menegur

Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
  • 2 Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
  • 3 Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
  • 4 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
  • 5 Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
  • 6 Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
  • 7 Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9
  • 8 Pemprov Riau Kategorikan BRK Syariah Berkinerja Positif, Jadi Salah Satu Penopang Utama PAD
  • 9 DPR RI Desak Kemendagri Bentuk Ditjen BUMD, Optimalkan Kekayaan Alam Riau
Terkini +INDEKS

Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

10 September 2026
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
10 September 2026
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
10 September 2026
Puluhan Dapur Program MBG di Riau Dibekukan BGN, Rohil Terbanyak
10 September 2026
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
10 September 2026
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
10 September 2026
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
10 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Bupati Rohil Serahkan Dokumen Dukungan Pembentukan Provinsi Riau Pesisir
10 September 2026
Mendagri Serahkan Penghargaan Lingkungan IMT-GT ke Wakil Walikota Pekanbaru
10 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved