Pemko Pekanbaru Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok di Ritel Modern
RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru memperketat pengawasan terhadap stabilitas harga dan kelayakan produk di sejumlah ritel modern menjelang Hari Raya Idulfitri. Langkah ini diambil untuk memastikan kepatuhan pedagang terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET) serta menjamin keamanan konsumsi masyarakat.
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar memimpin langsung peninjauan di salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Arifin Ahmad, Selasa (10/3/2026). Dalam inspeksi tersebut, perhatian utama tertuju pada komoditas pangan pokok seperti beras, minyak goreng bersubsidi, dan gula pasir.
"Kami mengecek harga-harga yang memiliki ketentuan HET. Dari hasil pantauan, harga jual masih tergolong wajar dan sesuai dengan regulasi yang berlaku," ujar Markarius Anwar saat ditemui di sela-sela peninjauan.
Pemerintah mengingatkan para pelaku usaha untuk tidak mengambil keuntungan secara berlebihan di tengah meningkatnya permintaan menjelang Lebaran. Markarius menekankan bahwa ketidakpatuhan terhadap harga eceran tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga berisiko hukum bagi pemilik usaha.
Selain perlindungan konsumen, pengawasan ketat ini dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah. Berdasarkan pengecekan di lapangan, komoditas seperti gula pasir terpantau dijual seharga Rp17.500 per kilogram, angka yang dinilai masih dalam batas toleransi pemerintah.
Kelayakan Produk dan Label Halal
Selain aspek harga, Pemkot Pekanbaru juga memeriksa kualitas fisik barang yang dipajang di rak ritel. Parameter pemeriksaan meliputi:
Label Halal: Memastikan kejelasan sertifikasi pada kemasan.
Masa Kedaluwarsa: Menjamin produk memiliki durasi konsumsi yang aman.
Izin Edar: Verifikasi administratif pada produk pangan olahan.
Markarius meminta distributor untuk menyuplai barang dengan masa kedaluwarsa yang panjang. Hal ini penting mengingat pola konsumsi masyarakat yang biasanya masih berlanjut hingga beberapa pekan setelah Idulfitri.
"Kami berharap barang yang dijual masih memiliki masa kedaluwarsa yang cukup lama agar aman digunakan masyarakat dalam jangka waktu panjang," tambahnya.
Guna memperkuat pengawasan ini, Pemkot Pekanbaru akan terus berkoordinasi dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan audit berkala di berbagai supermarket dan minimarket di seluruh wilayah kota. (Bil)
Berita Lainnya
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Warga Pekanbaru Bebas Denda 11 Sektor Pajak hingga Agustus
Baru 15 yang Sediakan, Disbudpar Pekanbaru Desak Puluhan Hotel Segera Buka Pojok Ekonomi Kreatif
Pemko Pekanbaru Sisir Jaringan Listrik Rusak di Permukiman Padat Penduduk
Target Atasi Banjir, Kecamatan di Pekanbaru Wajib Bersihkan 200 Meter Drainase Tiap Hari
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Warga Pekanbaru Bebas Denda 11 Sektor Pajak hingga Agustus
Baru 15 yang Sediakan, Disbudpar Pekanbaru Desak Puluhan Hotel Segera Buka Pojok Ekonomi Kreatif
Pemko Pekanbaru Sisir Jaringan Listrik Rusak di Permukiman Padat Penduduk
Target Atasi Banjir, Kecamatan di Pekanbaru Wajib Bersihkan 200 Meter Drainase Tiap Hari