Riau Raih Predikat Zona Hijau Pelayanan Publik 2025
RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau berhasil menembus kategori Zona Hijau dalam penilaian kepatuhan pelayanan publik tahun 2025 yang dirilis oleh Ombudsman Republik Indonesia. Capaian ini menandakan kualitas layanan administrasi di Bumi Lancang Kuning telah masuk dalam kategori kualitas tinggi.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi menyampaikan apresiasi tersebut dalam Rapat Koordinasi Pelayanan Publik di Kantor Gubernur Riau, Selasa (10/3/2026). Menurut dia, prestasi ini merupakan hasil dari komitmen kolektif seluruh instansi di lingkungan pemprov.
"Ini adalah bukti nyata dari upaya keras seluruh perangkat daerah dalam memperbaiki dan meningkatkan standar layanan kepada masyarakat sepanjang setahun terakhir," ujar Syahrial Abdi di Ruang Melati, Pekanbaru.
Syahrial Abdi menjelaskan bahwa keberhasilan ini ditopang oleh transformasi internal, mulai dari pengetatan standar pelayanan hingga efisiensi alur birokrasi. Pemprov Riau juga memperkuat sistem pengaduan guna memberikan ruang lebih luas bagi aspirasi publik.
Meskipun meraih predikat memuaskan, ia mengingatkan jajarannya agar tidak berpuas diri. Ia menekankan bahwa dalam catatan Ombudsman, masih ditemukan potensi maladministrasi di sejumlah titik pelayanan yang perlu segera diantisipasi.
"Predikat Zona Hijau ini serupa dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan. Artinya, kategori kita sudah baik, tetapi tetap ada catatan perbaikan yang harus dibenahi. Jangan dianggap sebagai hasil akhir yang sempurna," tuturnya.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta menjadikan hasil penilaian ini sebagai momentum evaluasi. Syahrial Abdi menegaskan, target utama pemerintah adalah menciptakan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan sepenuhnya berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan teknis kepada setiap unit layanan. Langkah ini diambil agar kualitas pelayanan publik tidak hanya unggul secara statistik di atas kertas, tetapi juga memberikan dampak yang dirasakan langsung oleh warga Riau.
"Tujuan kita satu, pelayanan publik tidak sekadar hijau secara angka, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata," pungkas Bambang (Bil)
Berita Lainnya
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen