Pemprov Riau Minta Warga Pelalawan Tak Bakar Lahan Saat Musim Kemarau
RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau memperketat langkah mitigasi bencana menghadapi cuaca ekstrem dan lonjakan pergerakan warga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar demi mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kerap mengancam wilayah gambut.
Pesan tersebut disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau Zulkifli Syukur saat menghadiri Safari Ramadan di Masjid Besar Al Muttaqin, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Rabu (4/3/2026) malam. Zulkifli menekankan bahwa kolaborasi warga dan pemerintah sangat krusial untuk menjaga wilayah dari ancaman bencana asap.
Berdasarkan data pantauan cuaca, musim kemarau tahun ini diprediksi berlangsung lebih panjang. Kondisi tersebut meningkatkan kerentanan lahan, terutama di kawasan hutan dan gambut luas seperti yang ada di Kabupaten Pelalawan.
"Kita harus bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada kesehatan dan ekonomi. Kami sangat mengharapkan peran aktif masyarakat untuk tidak membakar lahan," ujar Zulkifli Syukur.
Selain mitigasi karhutla, Pemprov Riau juga menyoroti kesiapan arus mudik Lebaran yang tahun ini berdekatan dengan perayaan Nyepi. Mengutip data nasional, pergerakan massa di seluruh Indonesia diperkirakan mencapai 153 juta orang.
Menyikapi potensi kepadatan tersebut, Zulkifli meminta warga yang akan pulang kampung untuk memastikan kelaikan kendaraan dan kondisi fisik. Hal ini penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode puncak arus mudik.
"Keselamatan adalah prioritas utama. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima agar masyarakat bisa selamat sampai di kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga," katanya.
Di akhir agenda, Zulkifli Syukur menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pelalawan atas koordinasi yang berjalan baik selama kegiatan Safari Ramadan di daerah tersebut. (Bil)
Berita Lainnya
Warga Sungai Sibam Curhat Soal Banjir hingga Busway, HM Sumardany Janji Kawal Aspirasi ke Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau
Akselerasi Keuangan Syariah, Pemprov Riau Rombak Kepengurusan KDEKS
Ternak Warga Diserang, BBKSDA Riau Terjunkan Tim Sisir Jejak Harimau di Indragiri Hilir
Hujan Deras Guyur 10 Daerah di Riau, Kemunculan 21 Titik Panas Tetap Diwaspadai
Integrasi Tol Lingkar Pekanbaru Dimulai, Pengalihan Akses Keluar Tol Pekanbaru–Dumai Diberlakukan
Belasan Ribu Ijazah Tertahan di Sekolah, Ombudsman Riau Siapkan Sanksi Penilaian Layanan Publik bagi Disdik
Warga Sungai Sibam Curhat Soal Banjir hingga Busway, HM Sumardany Janji Kawal Aspirasi ke Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau
Akselerasi Keuangan Syariah, Pemprov Riau Rombak Kepengurusan KDEKS
Ternak Warga Diserang, BBKSDA Riau Terjunkan Tim Sisir Jejak Harimau di Indragiri Hilir
Hujan Deras Guyur 10 Daerah di Riau, Kemunculan 21 Titik Panas Tetap Diwaspadai
Integrasi Tol Lingkar Pekanbaru Dimulai, Pengalihan Akses Keluar Tol Pekanbaru–Dumai Diberlakukan
Belasan Ribu Ijazah Tertahan di Sekolah, Ombudsman Riau Siapkan Sanksi Penilaian Layanan Publik bagi Disdik