Mahasiswi UIN Suska Dibacok, DPRD Riau Soroti Keamanan di Kampus
RIAUIN.COM - Insiden kekerasan yang menimpa seorang mahasiswi Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau memicu keprihatinan serius dari kalangan legislatif. Peristiwa pembacokan yang diduga dilatari motif asmara ini menjadi sorotan karena terjadi di lingkungan pendidikan saat bulan suci Ramadan.
Wakil Ketua DPRD Riau Ahmad Tarmidzi menyampaikan rasa prihatin sekaligus doa bagi kesembuhan korban berinisial F yang diduga diserang oleh pria berinisial R. Menurutnya, kejadian ini adalah peringatan keras bagi pola pergaulan mahasiswa di Riau.
"Kita sangat prihatin kejadian ini terjadi di bulan suci Ramadan. Semoga korban segera diberikan kesembuhan dan segala urusan pengobatannya dimudahkan," ujar Ahmad Tarmidzi di Pekanbaru, Jumat (27/2/2026).
Ahmad Tarmidzi menekankan bahwa mahasiswa seharusnya membangun relasi yang sehat dan berorientasi pada masa depan. Ia menilai dinamika emosional yang tidak sehat atau bersifat toksik hanya akan merugikan fase produktif generasi muda yang tengah menempuh pendidikan tinggi.
Ia mendorong para mahasiswa untuk lebih selektif dan berhati-hati dalam menjalin kedekatan personal agar tidak terjebak dalam konflik yang berujung anarkis.
"Bangunlah hubungan yang sehat di lingkungan kampus. Fokus pada studi dan pengembangan diri. Jauhi hubungan negatif yang justru bisa memicu kejadian tragis seperti ini," tegas politisi PKS tersebut.
Selain aspek personal, Ahmad Tarmidzi juga mengkritisi sistem pendidikan yang dinilai masih terjebak pada ranah formalitas. Menurutnya, nilai-nilai kesadaran diri dan kontrol emosional belum terinternalisasi dengan baik dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa.
Beberapa poin utama yang ditekankan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan antara lain:
Internalisasi Nilai: Pendidikan harus menyentuh aspek kesadaran diri, bukan sekadar transfer ilmu akademik.
Ekosistem Karakter: Kampus wajib menjadi ruang pembentukan moral guna meredam potensi konflik personal.
Atmosfer Aman: Perlunya menciptakan lingkungan kampus yang kondusif melalui pendampingan psikologis dan literasi relasi sehat.
Ia berharap tragedi ini menjadi pelajaran berharga bagi pemuda di Riau untuk lebih cermat dalam menentukan prioritas hidup. "Ke depan, kita ingin anak muda Riau benar-benar fokus pada masa depan dan bersama-sama membangun lingkungan yang positif," pungkasnya. -Juh
Berita Lainnya
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen