Anak Gajah Ditemukan Mati Membusuk di Kawasan Tesso Nilo
RIAUIN.COM - Populasi gajah liar di Taman Nasional Tesso Nilo, Provinsi Riau, kembali menyusut. Seekor anak gajah ditemukan dalam kondisi mati membusuk di Resort Lancang Kuning, Seksi PTN Wilayah I, Kamis (25/2/2026). Hingga kini, otoritas terkait masih mendalami penyebab pasti kematian satwa dilindungi tersebut melalui pemeriksaan ilmiah.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan meninjau langsung lokasi penemuan bersama tim konservasi dan jajaran kepolisian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses identifikasi dan penanganan bangkai satwa berjalan secara profesional dengan dukungan data forensik.
Herry Heryawan menjelaskan, saat ditemukan, kondisi bangkai anak gajah tersebut sudah mengalami pembusukan tingkat lanjut. Berdasarkan pengamatan fisik awal, satwa tersebut diperkirakan telah mati lebih dari satu pekan sebelum akhirnya ditemukan oleh petugas.
"Hasil koordinasi awal antara tim Laboratorium Forensik dengan dokter hewan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengidentifikasi adanya infeksi pada bagian kaki. Kondisi ini diduga kuat berkaitan dengan bekas jerat," ujar Herry.
Meski terdapat indikasi luka akibat jerat, pihak kepolisian belum menetapkan kesimpulan akhir. Tim medis saat ini sedang melakukan proses nekropsi (bedah bangkai) untuk mendapatkan data medis yang lebih akurat mengenai penyebab kematian.
Keterlibatan fungsi reserse dan laboratorium forensik dalam kasus ini bertujuan untuk mengendus kemungkinan adanya unsur tindak pidana kehutanan. Polda Riau terus berkoordinasi dengan pengelola kawasan taman nasional dan otoritas konservasi guna mengumpulkan data lapangan secara komprehensif.
Hasil pemeriksaan menyeluruh, yang mencakup temuan nekropsi dan pendalaman bukti-bukti di lokasi kejadian, akan menjadi rujukan utama bagi kepolisian untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Kasus ini menambah daftar panjang kematian gajah di wilayah tersebut. Pada awal bulan yang sama, seekor gajah dewasa juga dilaporkan mati akibat luka tembak di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. (Bil)
Berita Lainnya
EMP Bentu Salurkan 18 Ribu Masker dan Bantu Pemadaman Karhutla di Pelalawan
Polres Pelalawan Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla di Pangkalan Kerinci
Aksi Damai APDK-P Diterima Pemkab Pelalawan, Rekomendasi Lahan Segera Ditindaklanjuti
Polsek Bunut Pantau Lahan Jagung di Desa Petani, Gagal Panen akibat Hama dan Kemarau RIAUIN.COM
Propam Polres Pelalawan Proses Kode Etik Briptu YW Terkait Dugaan Persetubuhan dan Aborsi
Wabup Husni Tamrin: Penghargaan Mitra Kerja Jadi Motivasi Perkuat Tata Kelola Hukum di Pelalawan
EMP Bentu Salurkan 18 Ribu Masker dan Bantu Pemadaman Karhutla di Pelalawan
Polres Pelalawan Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla di Pangkalan Kerinci
Aksi Damai APDK-P Diterima Pemkab Pelalawan, Rekomendasi Lahan Segera Ditindaklanjuti
Polsek Bunut Pantau Lahan Jagung di Desa Petani, Gagal Panen akibat Hama dan Kemarau RIAUIN.COM
Propam Polres Pelalawan Proses Kode Etik Briptu YW Terkait Dugaan Persetubuhan dan Aborsi
Wabup Husni Tamrin: Penghargaan Mitra Kerja Jadi Motivasi Perkuat Tata Kelola Hukum di Pelalawan