Hujan Lokal Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Riau, Warga Diimbau Tetap Waspada
RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Riau cenderung cerah berawan pada Rabu (4/2/2026). Meski demikian, masyarakat diminta tetap mewaspadai potensi hujan ringan bersifat lokal yang diprediksi terjadi sejak siang hingga malam hari di beberapa kabupaten dan kota.
Prakirawan BMKG Pekanbaru Sanya menyampaikan bahwa pada pagi hari, kondisi cuaca di Riau umumnya didominasi udara kabur hingga cerah berawan. Berdasarkan pantauan radar, hujan dengan intensitas ringan sudah mulai terdeteksi di sebagian kecil wilayah Kabupaten Kampar dan Kabupaten Kuantan Singingi.
"Pantauan radar menunjukkan adanya hujan ringan yang bersifat lokal pagi ini, terutama di wilayah Kampar dan Kuantan Singingi," ujar Sanya di Pekanbaru, Rabu pagi (4/1/2026).
Memasuki siang hari, cuaca diperkirakan masih didominasi kondisi cerah. Namun, potensi hujan ringan secara setempat mulai membayangi wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, hingga Kuantan Singingi.
Intensitas pembentukan awan diprediksi meningkat pada sore menuju malam hari. BMKG memproyeksikan perluasan sebaran hujan ringan di sejumlah titik, antara lain, Kabupaten Siak, Bengkalis, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir, Kota Pekanbaru.
"Pada sore dan malam hari, potensi hujan ringan meluas ke lebih banyak wilayah seiring dengan pertumbuhan awan konvektif," tambah Sanya.
Kondisi cuaca pada Kamis (5/2/2026) dini hari diperkirakan kembali stabil dengan kondisi udara kabur hingga berawan. Adapun parameter cuaca lainnya tercatat sebagai berikut:
Parameter Estimasi, suhu Udara 23 – 34 derajat celsius, kelembapan 50 – 98 persen, kecepatan angin 10 – 30 km/jam (Utara-Tenggara).
BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan serta para pelaku sektor transportasi untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala guna mengantisipasi perubahan cuaca yang terjadi tiba-tiba di lapangan. (*)
Berita Lainnya
Krisis Air Hambat Pemadaman Karhutla 642 Hektare di Terusan Pelalawan
BGN Beri Waktu 10 Hari Lengkapi Administrasi KPM, Operasional 15 SPPG MBG Riau Dihentikan Sementara
Ancaman Karhutla Meningkat, 265 Hotspot Terdeteksi di Riau
Pemprov Riau Boyong Tribun Pekanbaru Award 2026 Lewat Transformasi Digital
Menteri Kehutanan Tambah Helikopter Water Bombing untuk Pemadaman Karhutla Riau
Kasus ISPA Capai 3.293 di Riau, Pekanbaru Catat Jumlah Terbanyak
Krisis Air Hambat Pemadaman Karhutla 642 Hektare di Terusan Pelalawan
BGN Beri Waktu 10 Hari Lengkapi Administrasi KPM, Operasional 15 SPPG MBG Riau Dihentikan Sementara
Ancaman Karhutla Meningkat, 265 Hotspot Terdeteksi di Riau
Pemprov Riau Boyong Tribun Pekanbaru Award 2026 Lewat Transformasi Digital
Menteri Kehutanan Tambah Helikopter Water Bombing untuk Pemadaman Karhutla Riau
Kasus ISPA Capai 3.293 di Riau, Pekanbaru Catat Jumlah Terbanyak