PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
545 Rumah di Kota Pekanbaru Terendam Banjir
PEKANBARU, Riauin.com - Ratusan rumah warga di Kota Pekanbaru terendam banjir. Setidaknya, 545 rumah di pemukiman warga terdampak banjir empat hari belakangan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru, Burhan Gurning menyebut hingga kini, kondisi di pemukiman warga masih banjir. BPBD bersama Dinas Sosial sudah mendirikan tenda-tenda pengungsian.
Seperti di kawasan perumahan Witayu, Kecamatan Rumbai. Di wilayah itu, banjir dengan ketinggian mencapai satu meter di pemukiman Witayu tersebut terjadi sejak akhir pekan lalu. Banjir sendiri terjadi akibat luapan air sungai Siak.
Lokasi tersebut merupakan langganan banjir karena posisi Perumahan Witayu lebih rendah dibanding elevasi sungai Siak. "Jadi kalau Sungai Siak naik pasti kebanjiran," kata Gurning di Pekanbaru, seperti dilansir dari halloriau Senin (4/12/2017).
Sementara itu, Kepala Seksi Evakuasi dan Penyelamatan BPBD Pekanbaru, Ibas Sembiring merinci, dari 545 rumah yang terendam, 375 di antaranya ada di Perumahan Witayu. Kemudian di kelurahan Air Hitam Kecamatan Payung Sekaki terdapat 50 kepala keluarga yang terdampak banjir. Serta 120 kepala keluarga di Kecamatan Tenayan Raya.
Banjir itu juga disebabkan lantaran curah hujan di Provinsi Sumbar dan kabupaten tetangga yang cukup tinggi. Akibatnya, debit air Sungai Kampar dan Siak meningkat hingga menyebabkan banjir di sejumlah titik.
"Banjir kali ini lebih parah dari tahun sebelumnya. Kita juga berharap tidak ada korban jiwa, hanya rumah dan peralatan rumah tangga saja yang terendam air. Semoga banjir cepat suru," imbuhnya.(nol)
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru, Burhan Gurning menyebut hingga kini, kondisi di pemukiman warga masih banjir. BPBD bersama Dinas Sosial sudah mendirikan tenda-tenda pengungsian.
Seperti di kawasan perumahan Witayu, Kecamatan Rumbai. Di wilayah itu, banjir dengan ketinggian mencapai satu meter di pemukiman Witayu tersebut terjadi sejak akhir pekan lalu. Banjir sendiri terjadi akibat luapan air sungai Siak.
Lokasi tersebut merupakan langganan banjir karena posisi Perumahan Witayu lebih rendah dibanding elevasi sungai Siak. "Jadi kalau Sungai Siak naik pasti kebanjiran," kata Gurning di Pekanbaru, seperti dilansir dari halloriau Senin (4/12/2017).
Sementara itu, Kepala Seksi Evakuasi dan Penyelamatan BPBD Pekanbaru, Ibas Sembiring merinci, dari 545 rumah yang terendam, 375 di antaranya ada di Perumahan Witayu. Kemudian di kelurahan Air Hitam Kecamatan Payung Sekaki terdapat 50 kepala keluarga yang terdampak banjir. Serta 120 kepala keluarga di Kecamatan Tenayan Raya.
Banjir itu juga disebabkan lantaran curah hujan di Provinsi Sumbar dan kabupaten tetangga yang cukup tinggi. Akibatnya, debit air Sungai Kampar dan Siak meningkat hingga menyebabkan banjir di sejumlah titik.
"Banjir kali ini lebih parah dari tahun sebelumnya. Kita juga berharap tidak ada korban jiwa, hanya rumah dan peralatan rumah tangga saja yang terendam air. Semoga banjir cepat suru," imbuhnya.(nol)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar