Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
BBKSDA Riau Turunkan Tim ke Sungai Apit Siak Terkait Informasi Seorang Pemuda Bertemu Harimau Sumatera
RIAUIN.COM - BBKSDA Riau mengirimkan tim untuk melakukan pengecekan terkait adanya informasi seorang warga bernama Zulfikar yang mengaku bertemu harimau Sumatera di Dusun 04, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.
"Saksi menyebutkan perjumpaan tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB pada Kamis (8/1/2026). tim telah dikirim ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat guna memastikan kondisi di lapangan dan meluruskan informasi yang beredar di masyarakat," kata Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, Sabtu (10/1).
Hasil pengecekan lapangan, yang dilakukan pada Jumat (9/1) menemukan jejak harimau Sumatera berukuran sekitar 12 sentimeter di area perkebunan sawit Koperasi Tinera Jaya, tepatnya di koordinat 1,047200 Lintang Utara dan 102,155600 Bujur Timur.
"Berdasarkan hasil koordinasi, diketahui saksi bernama Zulfikar saat itu dalam perjalanan menyusul dua temannya yang lebih dahulu memancing di area perkebunan sawit milik Koperasi Tinera Jaya," terang Ujang.
Namun, dalam perjalanan tersebut, Zulfikar tiba-tiba merasa seperti diawasi sorot mata dari kejauhan. “Saksi awalnya menduga sorot mata itu milik sapi,” jelas Ujang.
Setelah mengarahkan lampu senter ke arah sorot mata tersebut, Zulfikar melihat seekor Harimau Sumatera berada sekitar empat meter dari posisinya, terpisah oleh parit antara jalan dan kebun.
Dalam kondisi ketakutan, Zulfikar langsung menjauh dan mencari perlindungan hingga mendapati sebuah pondok pekerja koperasi. Di lokasi tersebut, ia juga memperingatkan dua rekannya agar segera berlindung dan tidak melanjutkan aktivitas.
Artinya, jelas Ujang, tidak benar adanya informasi yang menyebut warga diterkam harimau. Pihaknya telah mengonfirmasi sejumlah kabar yang sempat keliru beredar di masyarakat.
“Tidak benar ada warga yang diterkam harimau. Yang terjadi adalah perjumpaan langsung antara manusia dan Harimau Sumatera. Selain itu, sapi yang dilepas juga tidak berada di area perjumpaan,” ujarnya.
Dari hasil pengecekan lapangan, tim menemukan jejak Harimau Sumatera yang mengarah ke kawasan Hutan Produksi (HP) dengan jarak sekitar empat kilometer dari titik perjumpaan. “Berdasarkan temuan tersebut, tim memperkirakan hanya satu ekor harimau yang melintas di lokasi itu,” kata Ujang.
Atas temuan tersebut, tim BBKSDA Riau juga melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pemerintah desa agar meningkatkan kewaspadaan.
Tim meminta warga untuk tidak beraktivitas sendirian, mengutamakan kegiatan secara berkelompok, serta menghindari aktivitas terlalu pagi, sore, dan malam hari yang merupakan waktu aktif Harimau Sumatera.
Selain itu, BBKSDA Riau memastikan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas pihak untuk mengantisipasi potensi konflik satwa liar dengan manusia di wilayah tersebut.
Ia berpesan, jika masyarakat mendapatkan informasi terbaru terkait keberadaan satwa, segera laporkan kepada BBKSDA Riau atau aparat setempat seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas. (Bil)
Berita Lainnya
Puluhan Calon Anggota KPID Riau Bersiap Hadapi Ujian CAT Pekan Depan
Halaman Kantor Gubernur Riau Jadi Pusat Hiburan dan UMKM Akhir Pekan Ini
Tim SAR Gabungan Evakuasi Mahasiswa Unri yang Hilang di Waduk Kampus
Sumatera Membara, 24 Titik Panas Terdeteksi Kepung Riau
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau
Puluhan Calon Anggota KPID Riau Bersiap Hadapi Ujian CAT Pekan Depan
Halaman Kantor Gubernur Riau Jadi Pusat Hiburan dan UMKM Akhir Pekan Ini
Tim SAR Gabungan Evakuasi Mahasiswa Unri yang Hilang di Waduk Kampus
Sumatera Membara, 24 Titik Panas Terdeteksi Kepung Riau
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau