PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Legislatif Pekanbaru Apresiasi Pasar Bawah Jadi Pariwisata Terpopuler di Indonesia
PEKANBARU, Riauin.com - Pasar Bawah Pekanbaru untuk pertama kalinya berhasil meraih prestasi juara pertama tempat pariwisata terpopuler dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia 2017 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata.
Berdasarkan hasil voting masyarakat, Pasar Wisata Pasar Bawah dinobatkan sebagai ikon wisata terpopuler di Indonesia dan dunia internasional.
Atas prestasi tersebut, kalangan legislatif di Pekanbaru sangat mengapresiasi, bahkan kedepan ada sejumlah perbaikan terhadap icon Pekanbaru tersebut, untuk peningkatan jumlah wisatawan.
"Patut untuk mendapatkan acungan jempol. Ini berarti, pemerintah mulai serius menggarap sektor pariwisata sebagai pendongkrak PAD yang selama ini hanya bergantung kepada sektor migas," ungkap Desi Susanti, anggota Komisi II DPRD kota Pekanbaru, Kamis (30/11/2017).
Disamping itu, Politisi Demokrat ini berharap stakeholder lebih bersinergi, sehingga keberadaan Pasar Wisata Pasar Bawah mendapat dukungan dari segala pihak mulai dari masyarakat pedagang dan pemerintah.
"Perlu dilakukan sedikit perbaikan untuk membuat pengunjung merasa nyaman, seperti jalan akses, lokasi parkir dan toilet umum. Pedagang juga harus memberikan imej baik, tolong harga jual ke wisatawan luar jangan mahal-mahal biar mereka puas belanja disana," beber Desi, seperti dilansir dari halloriau.
Untuk diketahui, Dalam ajang API 2017 ini, ada sebanyak 15 kategori yang diperebutkan. dan Pekanbaru Riau berhasil merebut jauara umum kategori tempat pariwisata terpopuler, untuk itu, Pemprov Riau berharap, dengan diraihnya juara umum tersebut bisa dijadikan sebagai motivasi untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Riau.
Wakil Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim mengatakan, Provinsi Riau mulai serius menggarap sektor pariwisata sejak tahun 2015 lalu karena pendapatan dari DBH migas terus mengalami penurunan. Sektor pariwisata mulai menggeliat, yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat akibat membludaknya jumlah kunjungan wisatawan lokal dan internasional.
"Dampak pariwisata sangat signifikan bagi kas daerah dan hal ini akan terus kita genjot, termasuk untuk membantu upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan sektor pariwisata. Target ke depan, pariwisata bisa memberikan pemasukan yang lebih besar lagi untuk Riau. Pekanbaru punya Pasar Bawah, Rohil punya Bakar Tongkang, Siak punya istana Siak, Kuansing punya Pacu Jalur dan Pelalawan punya Bono," ungkap Wan Thamrin.(nol)
Berdasarkan hasil voting masyarakat, Pasar Wisata Pasar Bawah dinobatkan sebagai ikon wisata terpopuler di Indonesia dan dunia internasional.
Atas prestasi tersebut, kalangan legislatif di Pekanbaru sangat mengapresiasi, bahkan kedepan ada sejumlah perbaikan terhadap icon Pekanbaru tersebut, untuk peningkatan jumlah wisatawan.
"Patut untuk mendapatkan acungan jempol. Ini berarti, pemerintah mulai serius menggarap sektor pariwisata sebagai pendongkrak PAD yang selama ini hanya bergantung kepada sektor migas," ungkap Desi Susanti, anggota Komisi II DPRD kota Pekanbaru, Kamis (30/11/2017).
Disamping itu, Politisi Demokrat ini berharap stakeholder lebih bersinergi, sehingga keberadaan Pasar Wisata Pasar Bawah mendapat dukungan dari segala pihak mulai dari masyarakat pedagang dan pemerintah.
"Perlu dilakukan sedikit perbaikan untuk membuat pengunjung merasa nyaman, seperti jalan akses, lokasi parkir dan toilet umum. Pedagang juga harus memberikan imej baik, tolong harga jual ke wisatawan luar jangan mahal-mahal biar mereka puas belanja disana," beber Desi, seperti dilansir dari halloriau.
Untuk diketahui, Dalam ajang API 2017 ini, ada sebanyak 15 kategori yang diperebutkan. dan Pekanbaru Riau berhasil merebut jauara umum kategori tempat pariwisata terpopuler, untuk itu, Pemprov Riau berharap, dengan diraihnya juara umum tersebut bisa dijadikan sebagai motivasi untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Riau.
Wakil Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim mengatakan, Provinsi Riau mulai serius menggarap sektor pariwisata sejak tahun 2015 lalu karena pendapatan dari DBH migas terus mengalami penurunan. Sektor pariwisata mulai menggeliat, yang berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat akibat membludaknya jumlah kunjungan wisatawan lokal dan internasional.
"Dampak pariwisata sangat signifikan bagi kas daerah dan hal ini akan terus kita genjot, termasuk untuk membantu upaya pemerintah pusat dalam meningkatkan sektor pariwisata. Target ke depan, pariwisata bisa memberikan pemasukan yang lebih besar lagi untuk Riau. Pekanbaru punya Pasar Bawah, Rohil punya Bakar Tongkang, Siak punya istana Siak, Kuansing punya Pacu Jalur dan Pelalawan punya Bono," ungkap Wan Thamrin.(nol)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar