PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Hasil DNA Driver GoCar yang Hilang Identik dengan Temuan Kerangka Manusia di Siak
PEKANBARU, Riauin.com - Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto, Kamis (30/11/2017) pagi memastikan, hasil tes DNA keluarga Ardhie Nuraswan, sopir GoCar Pekanbaru ada kecocokan dengan kerangka manusia yang ditemukan sudah tidak utuh di wilayah Kabupaten Siak.
Kepastian itu ia sampaikan setelah hasil tes DNA ke luar, hasil koordinasi pihak Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, meski belum secara tertulis. "Hasil DNA, kami dapat informasi bahwa identik dengan korban, namun kita belum menerima secara tertulis," tutur dia.
"Proses DNA sudah selesai, itu identifikasi secara primer dan diakui. Berikutnya kita tindak lanjuti dengan menghubungi keluarga korban, untuk penyerahan (Tengkorak Ardhie, red)," sebutnya saat berbincang dengan GoRiau.
Kapolresta Pekanbaru melanjutkan, dengan keluarnya hasil DNA itu, setidaknya menguatkan alat bukti pasca ditangkapnya empat pelaku yang diduga merampok dan membunuh Ardhie Nuraswan, sopir GoCar yang sempat menghilang. Ini diperkuat dengan keterangan mereka saat diinterogasi.
"Dari keterangan para pelaku yang sudah tertangkap, 80 persen berdasarkan pra rekonstruksi bahwa itu adalah korban (Ardhie, red)," tutupnya. Setakat ini, lanjut Kombes Susanto, pihaknya masih memburu dua pelaku lainnya yang sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang, red).
Diberitakan sebelumnya, Polisi berhasil mengamankan empat dari enam orang pelaku yang diduga terlibat dalam kasus hilangnya Ardhie. Mereka masing-masing berinisial VH dan MT yang diciduk di perbatasan Pekanbaru - Kampar, LP didaerah Simalungun Sumatera Utara serta FS di Banten Jawa Barat.
Atas perbuatannya, keempat tersangka terancam dijerat dengan hukuman mati, sesuai kontruksi Pasal 340 KUHP terkait pembunuhan berencana. Beralasan, lantaran para pelaku sudah merencanakan aksinya, dengan niat menguasai mobil si sopir GoCar. (nol)
Kepastian itu ia sampaikan setelah hasil tes DNA ke luar, hasil koordinasi pihak Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, meski belum secara tertulis. "Hasil DNA, kami dapat informasi bahwa identik dengan korban, namun kita belum menerima secara tertulis," tutur dia.
"Proses DNA sudah selesai, itu identifikasi secara primer dan diakui. Berikutnya kita tindak lanjuti dengan menghubungi keluarga korban, untuk penyerahan (Tengkorak Ardhie, red)," sebutnya saat berbincang dengan GoRiau.
Kapolresta Pekanbaru melanjutkan, dengan keluarnya hasil DNA itu, setidaknya menguatkan alat bukti pasca ditangkapnya empat pelaku yang diduga merampok dan membunuh Ardhie Nuraswan, sopir GoCar yang sempat menghilang. Ini diperkuat dengan keterangan mereka saat diinterogasi.
"Dari keterangan para pelaku yang sudah tertangkap, 80 persen berdasarkan pra rekonstruksi bahwa itu adalah korban (Ardhie, red)," tutupnya. Setakat ini, lanjut Kombes Susanto, pihaknya masih memburu dua pelaku lainnya yang sudah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang, red).
Diberitakan sebelumnya, Polisi berhasil mengamankan empat dari enam orang pelaku yang diduga terlibat dalam kasus hilangnya Ardhie. Mereka masing-masing berinisial VH dan MT yang diciduk di perbatasan Pekanbaru - Kampar, LP didaerah Simalungun Sumatera Utara serta FS di Banten Jawa Barat.
Atas perbuatannya, keempat tersangka terancam dijerat dengan hukuman mati, sesuai kontruksi Pasal 340 KUHP terkait pembunuhan berencana. Beralasan, lantaran para pelaku sudah merencanakan aksinya, dengan niat menguasai mobil si sopir GoCar. (nol)
Berita Lainnya
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Rohil Cokok Otak Pembakaran Perahu dan Jaring Ikan di Tanjung Balai
Polisi Tangkap Empat Pembakar Lahan dan Kawasan Hutan di Siak
Usut Izin Hutan Kuansing, KPK Dalami Aliran Uang Koperasi ke Kemenhut
Polres Rohul Tangkap Penggarap Kawasan Hutan Terkait Karhutla Empat Hektar