Pasokan Bertambah, Harga Cabai Merah di Pekanbaru Berangsur Turun
RIAUIN.COM - Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Pekanbaru mulai menunjukkan penurunan setelah beberapa pekan terakhir sempat meroket. Saat ini, cabai merah dijual pada kisaran Rp80.000–Rp110.000 per kilogram, bergantung pada kualitas barang. Sebelumnya, harga dapat menembus Rp120.000 per kilogram.
Di Pasar Pagi Panam, Jalan HR Soebrantas Pekanbaru, pasokan cabai merah terlihat cukup banyak. Meski begitu, pedagang mengakui harga komoditas tersebut masih lebih tinggi dibandingkan kondisi normal. Cabai yang berasal dari Bukittinggi dijual antara Rp80.000–Rp110.000 per kilogram, sedangkan cabai asal Medan berada pada rentang Rp70.000–Rp80.000 per kilogram.
Kenaikan harga ini dipicu terganggunya distribusi dari Sumatera Barat dan Sumatera Utara yang terdampak bencana longsor dan banjir. Padahal, pada hari-hari biasa, cabai merah Bukittinggi umumnya dijual Rp50.000–Rp70.000 per kilogram, dan dari Medan hanya Rp30.000–Rp40.000 per kilogram.
Afit, seorang pedagang, mengaku harus mengurangi jumlah pasokan harian karena khawatir barang tidak laku.
“Musim hujan bikin pasokan seret dan harga naik. Biasanya saya ambil 20–25 kilo per hari, sekarang dikurangi sekitar 10 kilo. Untungnya, karena sudah langganan sama pemasok, barang tetap dapat,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).
Hal serupa disampaikan pedagang lain, Sardius. Ia mengatakan puncak kenaikan harga terjadi pada Jumat dan Sabtu lalu.
“Cabai bukit biasanya paling mahal Rp70 ribu per kilo. Kemarin sempat tembus Rp120 ribu,” tuturnya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau berupaya menambah ketersediaan pasokan dengan mendatangkan cabai merah dari Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Sebanyak satu ton cabai telah tiba dan langsung disalurkan ke sejumlah pasar. Satu ton tambahan juga sedang dalam proses pengiriman.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Riau, M Taufiq OH, menyampaikan bahwa pasokan cabai dari Sleman didistribusikan agar harga di pasar dapat lebih terkendali.
“Cabai yang datang dari Sleman sudah kami salurkan untuk menjaga ketersediaan di pasaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa total pengiriman dari Sleman berjumlah dua ton, dan pengiriman tahap kedua akan segera tiba.
“Begitu cabai tambahan sampai, langsung kami distribusikan,” kata Taufiq.
Pemerintah menetapkan harga jual cabai merah distribusi tersebut sebesar Rp58.000 per kilogram, diharapkan dapat membantu menekan harga di pasaran.
“Kami usahakan harga jual tetap di bawah Rp60 ribu agar masyarakat lebih terbantu,” ujarnya.
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Proyek Simpang Sebidang Sudirman-Arifin Ahmad Ditargetkan Rampung Lima Bulan
Target Akhir Tahun, Pekanbaru Kejar Pemerataan Aspal hingga Pinggiran Kota
Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi