• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
02 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
02 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026
Jabatan Tak Boleh Berkurban
28 Mei 2026
Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Singingi Hilir Antar 2 Ton Jagung Petani ke Bulog
26 Mei 2026

  • Home
  • Opini

Silpa atau Silap: Prioritas Anggaran di Balik Proyeksi Rp79 Miliar Kuansing

Redaksi

Rabu, 19 November 2025 16:26:46 WIB
Cetak

Oleh : Hendri Chaniago.

BARU saja kita menyaksikan kesepakatan KUA PPAS APBD Kuansing tahun 2026 yang angkanya fantastis, mencapai lebih dari Rp1,4 triliun. Namun, di balik angka besar tersebut, muncul satu komponen yang tak hanya menarik perhatian tetapi juga memicu tanda tanya besar: adanya proyeksi Sisa Lebih Pagu Anggaran (Silpa) dari APBD 2025 yang diperkirakan sebesar Rp79 miliar.

Munculnya Silpa ini memicu narasi yang kontradiktif di benak publik dan, yang terpenting, di mata legislatif. Anggota Banggar DPRD Kuansing, Syafril ST, dengan tegas mempertanyakan logika di balik alokasi dana ini. Pertanyaan beliau sangat mendasar: Apakah Silpa tersebut benar-benar mencerminkan efisiensi anggaran, atau justru sebuah "Silap" (kekeliruan) dalam memprioritaskan kebutuhan daerah?

Silpa, pada dasarnya, adalah dana yang tersisa karena realisasi belanja lebih kecil dari anggaran yang ditetapkan. Idealnya, dana ini menjadi bantalan fiskal yang dapat segera dimanfaatkan untuk menutupi defisit atau kewajiban yang mendesak.

Dalam kasus Kuansing, ada dua kebutuhan mendesak yang nilainya hampir seimbang dengan jumlah Silpa tersebut, yakni:
- Utang Pemkab Tahun 2024 sebesar Rp77 miliar.
-Gaji CPNS dan PPPK yang direkrut di tahun 2025.

Jika Pemkab Kuansing melalui TAPD mampu memproyeksikan adanya Silpa sebesar Rp79 miliar, yang berarti ada kelebihan dana di luar kewajiban rutin, mengapa dana tersebut tidak langsung digunakan untuk membayar utang Rp77 miliar?

Utang adalah kewajiban yang harus diselesaikan untuk menjaga kredibilitas fiskal pemerintah daerah. Mengapa harus menunda pembayaran utang ketika dana pelunas sudah tersedia?
Lebih jauh, menjadi ironis ketika gaji para pegawai baru (CPNS/PPPK) yang direkrut di tahun 2025 justru baru akan dibayarkan pada APBD 2026.

Ini menimbulkan kesan bahwa Pemkab telah menunda kewajiban penting kepada sumber daya manusianya sendiri, sementara dana segar (Silpa) sudah di depan mata.

Proyeksi Silpa sebesar Rp79 miliar yang dimasukkan ke APBD 2026 tanpa dialokasikan segera untuk utang dan gaji menimbulkan keraguan serius.

Apakah proyeksi ini menunjukkan bahwa belanja di tahun 2025 terlalu tinggi (terlalu boros) sehingga menyisakan dana yang besar? Atau, apakah ini menunjukkan adanya ketidakmampuan dalam merencanakan atau merealisasikan belanja, yang seharusnya ditujukan untuk pembangunan dan pelayanan publik di tahun 2025?

Jika Silpa ini adalah indikasi adanya dana "menganggur" di tahun 2025, maka keputusan untuk menundanya hingga APBD 2026, sambil menunda pembayaran utang dan gaji, adalah sebuah langkah yang sulit dipahami. Sikap TAPD yang tidak memberikan jawaban memuaskan kepada Banggar DPRD hanya memperkuat dugaan bahwa ada "Silap" dalam alokasi prioritas, bukan sekadar hitung-hitungan anggaran.

Pemerintah daerah harus diingatkan bahwa pengelolaan anggaran adalah soal kepercayaan publik. Ketika dana tersedia, dan kewajiban mendesak sudah menunggu, transparansi dan prioritas yang tepat adalah kunci. Jangan sampai Silpa yang seharusnya menjadi berita baik bagi keuangan daerah, justru menjadi penanda adanya ketidaktepatan dalam manajemen fiskal.

TAPD perlu segera menjelaskan rasionalisasi alokasi ini kepada publik dan DPRD, sebelum Silpa dipandang sebagai Silap yang mencederai prinsip kehati-hatian anggaran. (***) 


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi

Newsfluencer Menggantikan Wartawan? Menimbang Sertifikasi dan Kode Etik

Jabatan Tak Boleh Berkurban

Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!

Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat

Generasi Muda dan Tantangan Dunia Kerja Berbasis AI

Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi

Newsfluencer Menggantikan Wartawan? Menimbang Sertifikasi dan Kode Etik

Jabatan Tak Boleh Berkurban

Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!

Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat

Generasi Muda dan Tantangan Dunia Kerja Berbasis AI

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 2 Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!
  • 3 Riau Hari Ini, Potensi Hujan Ringan Lokal Tanpa Peringatan Cuaca Ekstrem
  • 4 PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
  • 5 Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat
  • 6 ASN Kuansing Nyambi Bertani, Cuan Rp 31 Juta Modal Dua Jam Sehari
  • 7 Pusat Tolak Cabut Izin PT Wanasari, Humas: Jangan Cari-Cari Kesalahan
  • 8 Dishub Pekanbaru Kerahkan Tiga Regu Patroli Amankan U-Turn
  • 9 Pospera Riau Apresiasi Langkah Polda Riau Pidanakan PT MM
Terkini +INDEKS

Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda

03 Juni 2026
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
03 Juni 2026
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
03 Juni 2026
Usulan Integrasi Lahan Kuantan Singingi ke Program TORA Mulai Dipelajari
03 Juni 2026
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
03 Juni 2026
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
03 Juni 2026
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
03 Juni 2026
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
03 Juni 2026
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto
03 Juni 2026
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
03 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved