• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Langkah Pasti Putra Kuansing di Korps Adhyaksa: Priandi Firdaus Bahar Resmi Jabat Kasidik Kejati Kepri
04 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
02 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
02 Juni 2026

  • Home
  • Riau

Pekerja Tewas Diterkam Harimau di Hutan Pelalawan, Saksi Ungkap Momen Mencekam

Redaksi

Kamis, 26 Juni 2025 14:43:19 WIB
Cetak

RIAUIN.COM – Seorang pekerja bernama Hadito meninggal dunia setelah diserang harimau Sumatera di kawasan hutan Semenanjung Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Selasa malam (24/6) sekitar pukul 19.30 WIB. Korban merupakan karyawan di salah satu perusahaan pemegang izin pengelolaan hutan (PBPH).

Peristiwa tragis ini bermula saat Hadito meninggalkan camp untuk buang air. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau segera mengirimkan Tim Mitigasi untuk menangani kasus tersebut pada Rabu (25/6).

Setelah menerima informasi dari lapangan, BBKSDA Riau langsung berkoordinasi dengan Polsek Teluk Meranti dan perusahaan tempat korban bekerja guna mengambil langkah penanganan cepat dan mengumpulkan data kronologis kejadian.

"Korban adalah laki-laki bernama Hadito, bekerja di salah satu perusahaan PBPH," ungkap Kepala Bidang Teknis KSDA Riau, Ujang Holisudin, Kamis (26/6/2025).

Menurut penuturan saksi mata yang juga rekan korban, Firmansyah, mereka saat itu tengah beristirahat di dalam Camp Mobile. Hadito lalu keluar seorang diri sejauh sekitar 15 meter dari camp untuk buang air. Beberapa saat kemudian, terdengar suara teriakan minta tolong dari arah luar.

Karena malam sudah gelap, Firmansyah mengambil senter dan mengarahkannya ke sumber suara. Ia kaget saat melihat Hadito tengah diseret ke dalam kawasan Petak Ukur Permanen (PUP), sekitar 10 meter dari tempat korban terakhir terlihat.

"Saksi mengambil parang dan segera mendekat, namun hanya menemukan celana dan ponsel korban," kata Ujang.

Firmansyah kemudian menghubungi koordinator camp serta mengajak para pekerja lain untuk mencari keberadaan Hadito. Upaya pencarian dilakukan di area sekitar PUP. Sekitar 100 meter dari lokasi awal, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka serius akibat gigitan dan cakaran di bagian leher serta punggung kanan.

Jenazah korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke klinik terdekat. Pada Rabu dini hari (25/6) pukul 04.00 WIB, jasad Hadito dibawa ke Puskesmas Teluk Meranti untuk keperluan visum. Selanjutnya sekitar pukul 07.00 WIB, jenazah dipindahkan ke rumah sakit di Pekanbaru.

BBKSDA Riau kemudian menurunkan Unit Penyelamatan Satwa (UPS) untuk menyelidiki lokasi kejadian. Dari hasil pengamatan tim, ditemukan jejak harimau di sekitar tempat penyerangan, yang mengindikasikan keberadaan dua ekor harimau berdasarkan perbedaan ukuran jejak kaki.

"Tim kami mendapati dua jenis jejak harimau yang berbeda ukurannya. Ini menunjukkan ada dua individu harimau di lokasi tersebut," ujar Ujang.

Sebagai langkah antisipatif, BBKSDA Riau juga melakukan penyuluhan kepada para pekerja di area PBPH agar lebih waspada dan memahami mitigasi konflik satwa liar. Ujang turut mengingatkan masyarakat agar tidak memburu satwa mangsa alami harimau, seperti rusa dan babi hutan.

"Perburuan satwa mangsa harimau seperti rusa dan babi hutan hanya akan memperbesar risiko konflik dengan manusia," tegasnya. (Nab)


 Editor : Nab


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Antisipasi Perluasan Karhutla, Pemprov Riau Intensifkan Pemantauan di Titik Rawan

Pemprov Riau Targetkan Perbaikan Jalan Simpang Minas Mulai Pekan Depan

Dipicu Gelombang Kelvin, Hujan Meluas di Riau di Tengah Ancaman 31 Titik Panas

Raffi Ahmad dan Ragam Budaya Lokal Ramaikan Hari Pertama RANS Carnival Pekanbaru

Krisis Air Hambat Pemadaman Kebakaran Lahan di Riau, Pasukan Jambi Dikerahkan

Puluhan Calon Anggota KPID Riau Bersiap Hadapi Ujian CAT Pekan Depan

Antisipasi Perluasan Karhutla, Pemprov Riau Intensifkan Pemantauan di Titik Rawan

Pemprov Riau Targetkan Perbaikan Jalan Simpang Minas Mulai Pekan Depan

Dipicu Gelombang Kelvin, Hujan Meluas di Riau di Tengah Ancaman 31 Titik Panas

Raffi Ahmad dan Ragam Budaya Lokal Ramaikan Hari Pertama RANS Carnival Pekanbaru

Krisis Air Hambat Pemadaman Kebakaran Lahan di Riau, Pasukan Jambi Dikerahkan

Puluhan Calon Anggota KPID Riau Bersiap Hadapi Ujian CAT Pekan Depan

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
  • 2 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 3 Harga TBS Swadaya Riau Turun Akibat Merosotnya Nilai Jual CPO KPBN
  • 4 Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!
  • 5 Riau Hari Ini, Potensi Hujan Ringan Lokal Tanpa Peringatan Cuaca Ekstrem
  • 6 PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
  • 7 Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat
  • 8 Meaningful Participation BSOJK Hadirkan Plt Dirut BRK Syariah sebagai Narasumber Sektor Perbankan
  • 9 ASN Kuansing Nyambi Bertani, Cuan Rp 31 Juta Modal Dua Jam Sehari
Terkini +INDEKS

Antisipasi Perluasan Karhutla, Pemprov Riau Intensifkan Pemantauan di Titik Rawan

06 Juni 2026
Pemprov Riau Targetkan Perbaikan Jalan Simpang Minas Mulai Pekan Depan
06 Juni 2026
Dipicu Gelombang Kelvin, Hujan Meluas di Riau di Tengah Ancaman 31 Titik Panas
06 Juni 2026
Raffi Ahmad dan Ragam Budaya Lokal Ramaikan Hari Pertama RANS Carnival Pekanbaru
06 Juni 2026
Krisis Air Hambat Pemadaman Kebakaran Lahan di Riau, Pasukan Jambi Dikerahkan
06 Juni 2026
Beasiswa CSR BRK Syariah Bantu Mahasiswa STIT Mumtaz Karimun Wujudkan Cita-cita Pendidikan
06 Juni 2026
PHR Jaga Ketahanan Energi Selaras dengan Perlindungan Alam Berkelanjutan
06 Juni 2026
Mahasiswa Unri Tewas Tenggelam di Waduk Kampus Saat Menyelam dan Menembak Ikan
05 Juni 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
05 Juni 2026
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved