• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
10 September 2026
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
09 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026

  • Home
  • Opini

Shangri-La Dialogue 2025: Gejolak Indo-Pasifik di Panggung Singapura

Redaksi

Sabtu, 07 Juni 2025 21:15:38 WIB
Cetak

Delegasi dari berbagai negara dalam forum Shangri-La Dialogue 2025 Singapura

 

Oleh: Hendrianto

SINGAPURA kembali menjadi saksi bisu ketegangan geopolitik yang mendidih di kawasan Indo-Pasifik, kala International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue 2025 digelar. Forum keamanan tingkat tinggi terbesar di Asia ini, yang seharusnya menjadi ajang dialog konstruktif, justru terseret dalam pusaran gesekan antara dua kekuatan adidaya: Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Pemicu ketegangan kali ini tak lain adalah pernyataan provokatif yang dilontarkan Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, yang secara terang-terangan menyebut Tiongkok sebagai ancaman di Indo-Pasifik.

Pernyataan Hegseth, bagai menyiram bensin ke bara api, sontak memicu protes keras dari Beijing. Tiongkok, melalui juru bicara delegasinya, mendesak AS untuk "menghentikan fitnah dan pencemaran nama baik, membalikkan hitam dan putih, serta saling serang isu-isu maritim."

Protes ini menggarisbawahi kepekaan Tiongkok terhadap narasi yang menempatkannya sebagai agresor, terutama di tengah ambisinya untuk menegaskan kembali pengaruhnya di Laut Tiongkok Selatan dan sekitarnya.

Insiden ini bukan kali pertama gesekan AS-Tiongkok mewarnai panggung Shangri-La Dialogue. Namun, pernyataan Hegseth kali ini terasa lebih menukik dan langsung, mencerminkan peningkatan ketegangan yang lebih dalam antara kedua negara dalam berbagai isu, mulai dari perdagangan, teknologi, hingga klaim teritorial.

Bagi AS, pandangan Tiongkok sebagai ancaman didasari oleh ekspansi militer Tiongkok yang pesat, agresivitasnya di Laut Tiongkok Selatan, serta dugaan pelanggaran hak asasi manusia. Sementara itu, Tiongkok melihat pernyataan AS sebagai upaya untuk membendung kebangkitannya dan mengintervensi urusan internalnya.

Pernyataan kontroversial Hegseth tak pelak menuai berbagai respons dari negara-negara di kawasan. Bagi sebagian negara, khususnya yang memiliki sengketa maritim dengan Tiongkok atau yang memiliki aliansi kuat dengan AS, pernyataan tersebut mungkin dianggap sebagai validasi atas kekhawatiran mereka.

Namun, bagi sebagian lainnya, termasuk Indonesia, retorika yang memanas ini justru menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas dan keamanan regional.

Indonesia, sebagai negara besar di Asia Tenggara dengan posisi geopolitik yang strategis, senantiasa menyerukan pendekatan yang seimbang dan inklusif dalam menghadapi dinamika kawasan. Jakarta secara konsisten menganjurkan dialog dan kerja sama untuk menyelesaikan perbedaan, alih-alih konfrontasi yang berpotensi memicu eskalasi.

Dalam konteks ini, pernyataan Hegseth yang bernada "ancaman" tentu menjadi tantangan bagi diplomasi Indonesia yang selalu mengedepankan sentralitas ASEAN dan prinsip non-blok.

Respons Indonesia terhadap insiden ini kemungkinan besar akan menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas regional, serta menyerukan semua pihak untuk menahan diri dari tindakan atau pernyataan yang dapat memperkeruh suasana.

Indonesia akan terus mendorong forum-forum seperti Shangri-La Dialogue sebagai platform untuk dialog terbuka dan konstruktif, di mana semua negara dapat menyuarakan kekhawatiran mereka tanpa harus terjebak dalam perang retorika yang kontraproduktif.

Shangri-La Dialogue 2025 sejatinya adalah cerminan dari kompleksitas dan kerapuhan tatanan keamanan di Indo-Pasifik. Di satu sisi, forum ini menjadi ajang bagi negara-negara untuk menegaskan posisi dan kepentingan mereka. Di sisi lain, ia juga menunjukkan betapa rentannya kawasan ini terhadap gesekan antara kekuatan-kekuatan besar.

Pertanyaan kunci yang kini menggantung adalah, mampukah para pemimpin di kawasan ini menavigasi badai geopolitik ini dengan bijak, demi terwujudnya Indo-Pasifik yang damai, stabil, dan sejahtera? Waktu dan langkah diplomasi ke depan akan menjadi penentunya. (***)


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin

Kalau Alam Sudah Menegur

Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin

Kalau Alam Sudah Menegur

Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
  • 2 Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
  • 3 Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
  • 4 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
  • 5 Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
  • 6 Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
  • 7 Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9
  • 8 Pemprov Riau Kategorikan BRK Syariah Berkinerja Positif, Jadi Salah Satu Penopang Utama PAD
  • 9 DPR RI Desak Kemendagri Bentuk Ditjen BUMD, Optimalkan Kekayaan Alam Riau
Terkini +INDEKS

Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

10 September 2026
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
10 September 2026
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
10 September 2026
Puluhan Dapur Program MBG di Riau Dibekukan BGN, Rohil Terbanyak
10 September 2026
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
10 September 2026
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
10 September 2026
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
10 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Bupati Rohil Serahkan Dokumen Dukungan Pembentukan Provinsi Riau Pesisir
10 September 2026
Mendagri Serahkan Penghargaan Lingkungan IMT-GT ke Wakil Walikota Pekanbaru
10 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved