PILIHAN
Hari Kesehatan Nasional ke-53, Gubernur dan Kadiskes Riau Lepas Peserta Tour De Sabang
PEKANBARU, Riauin.com - Kadiskes Riau, Mimi Nazir didampingi Direktur RSUD Arifien Achmad, Nuzeli Husnedi Rabu (25/10/17) melepas peserta Tour De Sabang. Menurut Mimi Nazir, Tour de Sabang adalah event Nasional sebagai rangkaian Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 53 Tahun 2017.
"12 Pe Gowes dimulai dari Sabang menuju Jakarta sejak beberapa hariblali. Diperkirakan para pegowes ini sampai di Jakarta pada puncak Perayaan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2017 yang jatih pada tanggal 12 November pagi di Bundaran HI Jakarta.
Menurutnya, kegiatan Tour de Sabang yang menjadi salah satu rangkaian peringatan hari Kesehatan Nasional menjadi simbol atau perlambang gaya hidup sehat. Karena dengan bersepeda, tubuh menjadi sehat.
Namun demikian, tambahnya, olahraga untuk gaya hidup sehat bukan hanya bersepeda saja. Tetapi banyak sekali olahraga yang bisa dilakukan untuk mendapatkan hidup yang sehat.
Sejarah Hari Kesehatan Nasional
Lahirnya HKN di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 12 November berawal dari upaya pemberantasan penyakit Malaria di Indonesia pada era 50an, penyakit Malaria telah mewabah di Indonesia. Penyakit tersebut menjangki hampir semua masyarakat di Indonesia. Ratusan ribu orang telah tewas akibat wabah penyakit Malaria tersebut.
Dibentuklah Dinas Pembasmian Malaria oleh pemerintah pada tahun 1959 untuk membasmi Malaria. Seiring berjalannya waktu tepatnya pada tahun 1963, nama tersebut di ganti menjadi Komando Operasi Pembasmi Malaria yang disingkat menjadi KOPEM. Upaya tersebut dilakukan oleh pemerintan dengan di bantu organisasi kesehatan dunia seperti WHO dan USAID.
Pemberantasan Malaria terus dilakukan menggunakan obat jenis DDT. Penyemprotan obat tersebut dilakukan secara masal ke rumah – ruah penduduk di pulau jawa, bali dan lampung. Preside Soekarno saat itu melakukan penyemprotan pertama secara simbolis pada tanggal 12 November 1959 di desa kalasan, Kota Yogyakarta. Tanggal 12 November kemudian ditetapkan sebagai Hari Kesehatan Nasional untuk diperingati setiap tahunnya.
Hari Kesehatan Nasional pada 12 November pertama kali diperingati pada tahun 1959. Pada saat itu dilakukan penyemprotan nyamuk malaria secara simbolis oleh Presiden Soekarno. Setelah dilakukan penyemprotan secara simbolis, penyuluhan yang kemudian dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahaya penyakit Malaria.
Hingga saat ini, Hari Kesehatan Nasional (HKN) terus diperingati dengan tujuan agar dapat memberikan pendidikan dan penyuluhan kesehatan untuk masyarakat Indonesia. Untuk tema Hari Kesehatan Nasional tahun 2017 kita tunggu kabarnya dari dinas terkait, semoga dapat memberukan sajian tema yang menarik dan dapatmemiliki makna yang positif bagi masyarakat Indonesia.(nol)
"12 Pe Gowes dimulai dari Sabang menuju Jakarta sejak beberapa hariblali. Diperkirakan para pegowes ini sampai di Jakarta pada puncak Perayaan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2017 yang jatih pada tanggal 12 November pagi di Bundaran HI Jakarta.
Menurutnya, kegiatan Tour de Sabang yang menjadi salah satu rangkaian peringatan hari Kesehatan Nasional menjadi simbol atau perlambang gaya hidup sehat. Karena dengan bersepeda, tubuh menjadi sehat.
Namun demikian, tambahnya, olahraga untuk gaya hidup sehat bukan hanya bersepeda saja. Tetapi banyak sekali olahraga yang bisa dilakukan untuk mendapatkan hidup yang sehat.
Sejarah Hari Kesehatan Nasional
Lahirnya HKN di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 12 November berawal dari upaya pemberantasan penyakit Malaria di Indonesia pada era 50an, penyakit Malaria telah mewabah di Indonesia. Penyakit tersebut menjangki hampir semua masyarakat di Indonesia. Ratusan ribu orang telah tewas akibat wabah penyakit Malaria tersebut.
Dibentuklah Dinas Pembasmian Malaria oleh pemerintah pada tahun 1959 untuk membasmi Malaria. Seiring berjalannya waktu tepatnya pada tahun 1963, nama tersebut di ganti menjadi Komando Operasi Pembasmi Malaria yang disingkat menjadi KOPEM. Upaya tersebut dilakukan oleh pemerintan dengan di bantu organisasi kesehatan dunia seperti WHO dan USAID.
Pemberantasan Malaria terus dilakukan menggunakan obat jenis DDT. Penyemprotan obat tersebut dilakukan secara masal ke rumah – ruah penduduk di pulau jawa, bali dan lampung. Preside Soekarno saat itu melakukan penyemprotan pertama secara simbolis pada tanggal 12 November 1959 di desa kalasan, Kota Yogyakarta. Tanggal 12 November kemudian ditetapkan sebagai Hari Kesehatan Nasional untuk diperingati setiap tahunnya.
Hari Kesehatan Nasional pada 12 November pertama kali diperingati pada tahun 1959. Pada saat itu dilakukan penyemprotan nyamuk malaria secara simbolis oleh Presiden Soekarno. Setelah dilakukan penyemprotan secara simbolis, penyuluhan yang kemudian dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahaya penyakit Malaria.
Hingga saat ini, Hari Kesehatan Nasional (HKN) terus diperingati dengan tujuan agar dapat memberikan pendidikan dan penyuluhan kesehatan untuk masyarakat Indonesia. Untuk tema Hari Kesehatan Nasional tahun 2017 kita tunggu kabarnya dari dinas terkait, semoga dapat memberukan sajian tema yang menarik dan dapatmemiliki makna yang positif bagi masyarakat Indonesia.(nol)
Berita Lainnya
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021