PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Kadiskes Ajak Perempuan di Riau Periksa Kesehatan Organ Intim
PEKANBARU, Riauin.com - Perempuan di Provinsi Riau diajak rutin memeriksakan organ intim dan payudaranya untuk mendeteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara melalui (Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test) dan Sandanis (Pemeriksaan payudara dengan tenaga medis).
Imbauan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir saat menghadiri pelaksanaan IVA test di Puskesmas Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Yang mana, ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan aksi deteksi dini kanker serviks di delapan kabupaten dan kota yang dikoordinir oleh Diskes bersama Tim Penggerak PKK.
"IVA test diperlukan bagi wanita usia 30-60 tahun atau yang sudah menikah untuk deteksi dini kanker leher rahim," kata Mimi di Kampar, Kamis (12/10/2017).
Dipaparkan Mimi, bahwa penyakit kanker merupakan penyakit yang tidak menular, akan tetapi penyakit ini menjadi masalah yang serius bagi kesehatan masyarakat. Sebab, jumlah penderita kanker semakin meningkat dengan seiring waktunya lantaran kurangnya kesadaran diri dalam memeriksa kesehatan organ intimnya.
"Begitu juga dengan periksa payudara sendiri (Sadari). Ini juga perlu dilakukan perempuan sejak usia remaja agar terhindar dari resiko kanker payudara. Sehingga bisa ditangani secepatnya," tuturnya.
Sementara itu, dalam kegiatan IVA test yang diikuti oleh sekitar 100 orang ini juga menghadirkan dr Erry Syahbani SpOG.(mcr)
Imbauan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir saat menghadiri pelaksanaan IVA test di Puskesmas Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Yang mana, ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan aksi deteksi dini kanker serviks di delapan kabupaten dan kota yang dikoordinir oleh Diskes bersama Tim Penggerak PKK.
"IVA test diperlukan bagi wanita usia 30-60 tahun atau yang sudah menikah untuk deteksi dini kanker leher rahim," kata Mimi di Kampar, Kamis (12/10/2017).
Dipaparkan Mimi, bahwa penyakit kanker merupakan penyakit yang tidak menular, akan tetapi penyakit ini menjadi masalah yang serius bagi kesehatan masyarakat. Sebab, jumlah penderita kanker semakin meningkat dengan seiring waktunya lantaran kurangnya kesadaran diri dalam memeriksa kesehatan organ intimnya.
"Begitu juga dengan periksa payudara sendiri (Sadari). Ini juga perlu dilakukan perempuan sejak usia remaja agar terhindar dari resiko kanker payudara. Sehingga bisa ditangani secepatnya," tuturnya.
Sementara itu, dalam kegiatan IVA test yang diikuti oleh sekitar 100 orang ini juga menghadirkan dr Erry Syahbani SpOG.(mcr)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar