PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Setoran Deviden Meningkat Tiap Tahun Jadi Alasan Pemprov Riau Tambah Modal BRK
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) menyetujui permintaan penambahan setoran modal sebesar Rp250 miliar ke Bank Riau Kepri (BRK) untuk pengembangan BRK Syariah.
Berbagai alasan kuat menjadi pertimbangan pemprov Riau dalam mengambil keputusan besar tersebut. Salah satunya adalah kondisi BRK sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) paling sehat di Riau.
Apalagi selama berdiri hingga kini, perbankan plat merah ini sudah memberikan deviden terhadap pemerintah daerah.
Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdaprov Riau, Darusman mengatakan pemegang saham (Pemprov) Riau menyetujui permintaan menambahan modal untuk BRK Syariah.
"Kita melihat perkembangan BRK cukup baik, dan penghasilannya juga meningkat dari tahun ke tahun. Namun untuk penambahan modal, tentu melalui ‎Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB). Karena untuk mengucurkan penambahan modal harus mendapat persetujuan dari seluruh pemegang saham," ujar Darusman.
Lebih jauh diterangkan Darusman, Pemprov Riau sudah memberikan modal awal kepada BRK sebesar Rp419 miliar. Saat ini BRK sudah memiliki aset sebesar Rp19 triliun, deviden yang diberikan kepada Pemda Riau sudah mencapai Rp37 triliun.
"Deviden yang diberikan BRK kepada Pemprov Riau itu terhitung dari tahu 2002 hingga 2015. Makanya untuk melakukan peningkatan BRK, perlu kita dukungan penambahan modal untuk ‎pengembangan BRK Syariah," pungkasnya.(mcr)
Berbagai alasan kuat menjadi pertimbangan pemprov Riau dalam mengambil keputusan besar tersebut. Salah satunya adalah kondisi BRK sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) paling sehat di Riau.
Apalagi selama berdiri hingga kini, perbankan plat merah ini sudah memberikan deviden terhadap pemerintah daerah.
Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdaprov Riau, Darusman mengatakan pemegang saham (Pemprov) Riau menyetujui permintaan menambahan modal untuk BRK Syariah.
"Kita melihat perkembangan BRK cukup baik, dan penghasilannya juga meningkat dari tahun ke tahun. Namun untuk penambahan modal, tentu melalui ‎Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB). Karena untuk mengucurkan penambahan modal harus mendapat persetujuan dari seluruh pemegang saham," ujar Darusman.
Lebih jauh diterangkan Darusman, Pemprov Riau sudah memberikan modal awal kepada BRK sebesar Rp419 miliar. Saat ini BRK sudah memiliki aset sebesar Rp19 triliun, deviden yang diberikan kepada Pemda Riau sudah mencapai Rp37 triliun.
"Deviden yang diberikan BRK kepada Pemprov Riau itu terhitung dari tahu 2002 hingga 2015. Makanya untuk melakukan peningkatan BRK, perlu kita dukungan penambahan modal untuk ‎pengembangan BRK Syariah," pungkasnya.(mcr)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar