Dumai dan Bengkalis Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla
RIAUIN.COM - Dua daerah di Provinsi Riau menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dua daerah tersebut yakni Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau M Edy Afrizal mengatakan, dengan penetapan status siaga dua daerah tersebut, maka syarat untuk penetapan siaga darurat Karhutla tingkat provinsi sudah terpenuhi.
“Sudah dua daerah menetapkan siaga darurat Karhutla, yakni Dumai dan Bengkalis. Karena itu kami bersama unsur terkait sudah membahas untuk penetapan status siaga darurat Karhutla tingkat provinsi,” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, pekan ini juga pihaknya akan mengusulkan untuk penetapan status siaga darurat Karhutla kepada Pj Gubernur Riau. Setelah nantinya ada pengusulan tersebut, selanjutnya tinggal ditetapkan status siaga darurat Karhutla nya.
“Rabu besok hari pertama masuk kerja akan kami usulkan penetapan statusnya kepada Pj Gubernur. Baru setelah itu akan ditetapkan oleh Pj Gubernur bersama Forkopimda Riau,” sebutnya.
Dijelaskan Edy, penetapan status siaga darurat Karhutla tersebut sebagai bentuk antisipasi. Pasalnya saat ini di daerah pesisir Riau curah hujan sudah mulai berkurang, sehingga langkah antisipasi penting dilakukan.
“Daerah pesisir Riau curah hujan sudah berkurang, meskipun di daerah daratan masih ada hujan. Namun langkah antisipasi penting dilakukan,” ujarnya.
Sejak Januari hingga awal Maret 2024. Luas Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau sudah mencapai 123,23 Hektare (Ha). Luas lahan yang terbakar tersebut tersebar di sembilan kabupaten/kota di Riau.
Karhutla yang terluas terjadi di Kota Dumai. Untuk luas Karhutla yang terjadi di Kota Dumai saat ini tercatat seluas 84,80 Ha. Kemudian di Kabupaten Rokan Hilir 1 Ha, Bengkalis 14,30 Ha, Meranti 3,50 Ha, Siak 1 Ha, Pekanbaru 0,05 Ha, Pelalawan 14,73 Ha, Indragiri Hilir 3,80 Ha dan Kuantan Singingi 0,05 Ha.-dnr/mcr
Berita Lainnya
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla