BMKG Deteksi 137 Hotspot Karhutla di 9 Wilayah Sumatera, Riau Terbanyak
RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi 137 titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera. Seluruh hotspot tersebut tersebar di 6 provinsi. Mengutip laman BMKG, sebaran paling banyak terdapat di Provinsi Riau dengan 120 hotspot.
"Di Provinsi Jambi 6 titik, Lampung 2 titik, Sumatera Barat 1 titik, Sumatera Selatan 3 titik, Bangka Belitung 5 titik dan Riau = 120," kata Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Putri Santy S, Kamis (28/3/2024).
Khusus di Riau, 120 titik panas tersebut berada di 9 kabupaten kota. Hotspot terbanyak berada di Kabupaten Meranti yakni 53 titik disusul Kota Dumai 20 titik.
"Kabupaten Bengkalis 19 titik, Kepulauan Meranti ada 53 titik, Kota Dumai 20 titik, Kuantan Singingi 3 titik, Kabupaten Indragiri Hilir 9 titik, Kabupaten Pelalawan 8 titik, Siak 4 titik, Rokan Hilir 1 titik dan Kabupaten Indragiri Hulu 3 titik," lanjutnya.
Kemudian, informasi partikulat kelayakan udara di Kota Pekanbaru dan sekitarnya tergolong baik. Grafik menunjukkan angka 36,30 µgram/m3 menyentuh garis biru dengan kategori sedang.-dnr
Berita Lainnya
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla