PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Satpol PP Riau Tertibkan Pajak Alat Berat
PEKANBARU, Riauin.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Riau akan turun langsung ke daerah untuk menginventarisir sejumlah alat berat yang selama ini tidak membayar ataupun menunggak pajak.
Kasatpol PP Riau, Zainal mengatakan, ada lima kabupaten/kota yang menjadi fokus tidak (inspeksi mendadak), yaitu Kota Dumai, Kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, dan Indragiri Hulu (Inhu).
"Dari lima daerah itu, ada sekitar 16 titik yang menjadi catatan kami," kata Zainal di ruang kerjanya, Selasa (26/9/2017).
Nantinya, setelah melakukan inventarisir di lapangan. Satpol PP akan memberikan peringatan kepada pihak-pihak yang tidak patuh pajak untuk membayar pajak beserta denda-dendanya.
"Sebenarnya ini tugas Bapenda (Badan Pendapatan) sebagai leading sector-nya. Tapi yang sudah, kita sama-sama tangani," kata dia.
Selama ini, pajak alat berat di Riau kurang memberikan kontribusi. Padahal, pajak alat-alat berat tersebut harusnya menjadi salah satu penyumbang terbesar bagi pendapatan asli daerah (PAD) Riau.
"Pajak alat berat kita tertibkan untuk mendongkrak PAD. Dalam realisasinya tentu ini perlu kerja sama antar opd terkait," katanya. (mcr)
Kasatpol PP Riau, Zainal mengatakan, ada lima kabupaten/kota yang menjadi fokus tidak (inspeksi mendadak), yaitu Kota Dumai, Kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, dan Indragiri Hulu (Inhu).
"Dari lima daerah itu, ada sekitar 16 titik yang menjadi catatan kami," kata Zainal di ruang kerjanya, Selasa (26/9/2017).
Nantinya, setelah melakukan inventarisir di lapangan. Satpol PP akan memberikan peringatan kepada pihak-pihak yang tidak patuh pajak untuk membayar pajak beserta denda-dendanya.
"Sebenarnya ini tugas Bapenda (Badan Pendapatan) sebagai leading sector-nya. Tapi yang sudah, kita sama-sama tangani," kata dia.
Selama ini, pajak alat berat di Riau kurang memberikan kontribusi. Padahal, pajak alat-alat berat tersebut harusnya menjadi salah satu penyumbang terbesar bagi pendapatan asli daerah (PAD) Riau.
"Pajak alat berat kita tertibkan untuk mendongkrak PAD. Dalam realisasinya tentu ini perlu kerja sama antar opd terkait," katanya. (mcr)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar