PILIHAN
PT LIL Bantah Buang Limbah,
Desa Koto Tandun Minta Perusahaan Salurkan Air Bersih
TANDUN, Riauin.com - Diduga cemari lingkungan dengan membuang limbah ke sungai, Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul)menggelar musyawarah dengan pihak perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Langgak Inti Lestari (LIL), di kantor desa,beberapa hari lalu.
Dalam pertemuan itu, Manajer PT LIL, Sejati Tarigan ST , didampingi Humas Tamrin SPi mengatakan, Pihak perusahaan tidak mengetahui adanya limbah dialiran sungai, namun dia mengakui adanya kerusakan pada mesin pompa perpipaan yang tidak berfungsi sehingga menyebabkan kebocoran.
Menurut Tamrin, air sungai yang berada dialiran pabrik tampak jernih. Dia menduga adanya pemicu lain yang menyebabkan air sungai tercemar, namun tidak dari pabrik perusahaan.
"Kami tidak tahu, kemungkinan ada penyebab lain, sebab air sungai aliran pabrik bersih", terang Tamrin.
Sementara, Kepala Desa Koto Tandun, Onto Wiryo, mengatakan, awal dugaan PKS PT LIL telah mencemari anak sungai setelah dirinya mendapat informasi dari masyarakat bahwa ikan-ikan telah mengapung dan air berwarna keruh dialiran sungai. Dia menjelaskan, Pabrik itu adalah satu-satunya perusahaan yang beroperasi di wilayah desa.
"Sejak Rabu (13/9) kemarin, masyarakat setempat sudah menemukan banyak ikan mati di hilir anak sungai. Sementara, penyebab kematian ikan diduga karena limbah yang dibuang PT LIL yang beroperasi di hulu anak sungai", ucapnya.
Dia menegasakan, pihaknya memiliki bukti fakta nyata bahwa ikan-ikan disungai telah mengapung akibat tercemar limbah perusahaan.
"Kita punya data, bahwa sungai tercemar. Kita menduga PKS PT LIL membuang limbah", tegasnya.
Onto meminta, kedepan, pihak desa meminta kepada perusahaan (PT LIL) agar mengadakan penyaluran air bersih ke wilayah desa. Sebab Dia mengaku bahwa air yang berada disungai masih dipergunakan oleh masyarakat desa untuk kebutuhan primer seperti mandi, mencuci pakaian dan mencari ikan guna menutupi kebutuhan sehari-hari. (yus)
Dalam pertemuan itu, Manajer PT LIL, Sejati Tarigan ST , didampingi Humas Tamrin SPi mengatakan, Pihak perusahaan tidak mengetahui adanya limbah dialiran sungai, namun dia mengakui adanya kerusakan pada mesin pompa perpipaan yang tidak berfungsi sehingga menyebabkan kebocoran.
Menurut Tamrin, air sungai yang berada dialiran pabrik tampak jernih. Dia menduga adanya pemicu lain yang menyebabkan air sungai tercemar, namun tidak dari pabrik perusahaan.
"Kami tidak tahu, kemungkinan ada penyebab lain, sebab air sungai aliran pabrik bersih", terang Tamrin.
Sementara, Kepala Desa Koto Tandun, Onto Wiryo, mengatakan, awal dugaan PKS PT LIL telah mencemari anak sungai setelah dirinya mendapat informasi dari masyarakat bahwa ikan-ikan telah mengapung dan air berwarna keruh dialiran sungai. Dia menjelaskan, Pabrik itu adalah satu-satunya perusahaan yang beroperasi di wilayah desa.
"Sejak Rabu (13/9) kemarin, masyarakat setempat sudah menemukan banyak ikan mati di hilir anak sungai. Sementara, penyebab kematian ikan diduga karena limbah yang dibuang PT LIL yang beroperasi di hulu anak sungai", ucapnya.
Dia menegasakan, pihaknya memiliki bukti fakta nyata bahwa ikan-ikan disungai telah mengapung akibat tercemar limbah perusahaan.
"Kita punya data, bahwa sungai tercemar. Kita menduga PKS PT LIL membuang limbah", tegasnya.
Onto meminta, kedepan, pihak desa meminta kepada perusahaan (PT LIL) agar mengadakan penyaluran air bersih ke wilayah desa. Sebab Dia mengaku bahwa air yang berada disungai masih dipergunakan oleh masyarakat desa untuk kebutuhan primer seperti mandi, mencuci pakaian dan mencari ikan guna menutupi kebutuhan sehari-hari. (yus)
Berita Lainnya
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh