Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Anggota Sindikat Penjualan Organ Tubuh Ditangkap, Jual Ginjal Rp175 Juta
RIAUIN.COM - Seorang pria ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara (Sumut) lantaran terlibat dalam sindikat jual beli organ tubuh manusia jenis ginjal.
Pria bernama Mus Muliadji (25 tahun) warga Jalan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara mengaku menjual ginjal dengan harga Rp 175 juta melalui media sosial. Mus Muliadji ditangkap di Bandara Internasional Kualanamu pada 5 Desember 2023 saat hendak berangkat ke India bersama calon korban untuk menjual ginjalnya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara Kombes Sumaryono mengatakan, Muliadji berperan sebagai koordinator ataupun penghubung jual beli ginjal. Terbongkarnya kasus tindak pidana perdagangan organ tubuh manusia ini berawal saat korban berinisial RA (25) warga Kudus, Jawa Tengah menawarkan menjual ginjal melalui medsos kepada calon pembeli dengan alasan ingin membantu biaya pengobatan saudaranya.
Kemudian pelaku Muliadji sebagai koordinator sekaligus penghubung menghubungi RA hingga akhirnya bertemu di Bandara Internasional Kualanamu untuk terbang ke India, setelah dilakukan kesepakatan nilai jual ginjal seharga Rp 175 juta.
"Setelah sepakat jual beli transaksinya kemudian diatur oleh koordinator yang saat ini masih kita DPO-kan atas nama inisial EC, dengan harga Rp 175 juta dan saat ini korban telah menerima uang sebesar Rp 10 juta," kata Sumaryono, Sabtu (9/12/2023).
Awalnya, Mus Muliadji dan korban RA hendak terbang melalui Bandara Internasional Kualanamu. Petugas Imigrasi curiga dengan gerak-gerik keduanya hingga akhirnya gagal berangkat dan kemudian keduanya dapat diamankan oleh petugas kepolisian.
Dalam kasus ini petugas menyita sejumlah barang bukti, yakni satu unit sepeda motor, ponsel, nomor rekening milik pelaku, dan uang tunai senilai Rp 10 juta. Kini Polda Sumut sendiri masih melakukan pengembangan dan akan berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk memburu tiga pelaku lainnya.
"Kita akan terus dalami kasus ini terkait para pelaku atau jumlah korbannya. Namun, sampai saat ini untuk para korban di wilayah Sumatera Utara belum ada teridentifikasi, tetapi akan kita dalami lebih lanjut," jelasnya.
Untuk proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, terduga pelaku Mus Muliadji yang telah ditetapkan sebagai tersangka kini ditahan di sel tahanan Mapolda Sumut. Tersangka akan dikenakan Pasal tentang Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang yang ancaman hukumannya lima belas tahun penjara.(*)
Berita Lainnya
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
Polisi Gagalkan Kurir 65 Kg Sabu Malaysia yang Diangkut Pakai Pikap di Bengkalis
Polresta Pekanbaru Tangkap Juru Parkir yang Aniaya Istri Siri di RTH Tunjuk Ajar
Mesin PETI Depan Rumah Warga Dibakar Polisi Kuansing, Operator Lolos Lewat Sungai
Usut 45 Kasus Karhutla, Ditreskrimsus Polda Riau Serahkan 17 Perkara ke JPU