Kualitas Udara Mulai Tak Sehat, Pelajar SD di Pekanbaru Dianjurkan Pakai Masker
RIAUIN.COM - Akibat cuaca dan kualitas udara Kota Pekanbaru yang belakangan mulai kurang baik karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sejumlah sekolah mulai mewajibkan murid-murid menggunakan masker di sekolah.
Salah satu yang mewajibkan siswa menggunakan masker adalah di SDN 6 Pekanbaru. Walaupun kegiatan belajar mengajar masih berjalan normal, pihak sekolah telah melakukan antisipasi kepada murid-murid sejak dini agar tidak terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
"Kepala Sekolah sudah menghimbau sejak Sabtu pagi, murid-murid dianjurkan memakai masker ke sekolah dan mengurangi aktifitas di luar rumah atau sekolah," kata Arta Manalu, guru kelas III A SDN 6 Pekanbaru, Senin (2/10/2023).
Terkait kualitas udara yang mulai memburuk, Arta mengungkapkan proses belajar mengajar dan jam belajar masih seperti biasa, belum beralih ke sistem Daring (online).
- Peneliti PFR Bima Kemsaindikti Gelar Diseminasi Penelitian Peran Masyarakat dan Crowdfunding Jurnalistik di Kampus UPBI
- Gelar Diseminasi Hasil Penelitian tentang Crowdfunding Jurnalistik, Solusi Inovatif Tingkatkan Kompetensi Wartawan
- Kelola Limbah Sawit, Mahasiswa KKN UMRI Gelar Pelatihan Pembuatan Briket di Desa Lubuk Garam Bengkalis
"Kalau memang ada himbauan dari pimpinan. Sampai saat ini (jam belajar, red) masih seperti biasa. Belum ada perubahan, masih Senin sampai Sabtu, karena kami belajarnya masih seperti biasa," jelasnya.
Pihak sekolah berharap, dinas terkait agar bisa memberikan bantuan masker kepada seluruh siswa karena saat ini masker yang digunakan saat ini dibeli secara swadaya dan belum sesuai standar kesehatan.
"Harapan kami kepada pihak yang berkompeten dalam hal ini mudah-mudahan ada iktikad membagikan masker ke sekolah," pungkasnya.
Sementara, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 14 titik kebakaran hutan dan lahan yang tersebar di 5 kabupaten di provinsi Riau.
"Khusus di Riau, 14 titik hotspot itu berada di 5 kabupaten. Kabupaten Bengkalis 1 titik, Kuantan singingi 1, Rokan Hilir 8, Rokan Hulu 3, dan Siak 1 titik," kata Forecaster on Duty BMKG SSK II Pekanbaru, Yasir P.
Jarak pandang di Kota Pekanbaru dan beberapa wilayah lainnya mencapai 2,5-5 kilometer dengan status udara kabur. "Kota Pekanbaru, Indragiri Hulu, Kota Dumai, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Kampar jarak pandang 2,5 hingga 5 kilometer udara kabur," jelasnya.
Cuaca di Kota Pekanbaru dan sekitarnya cenderung cerah hingga berawan. "Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan dan Kota Pekanbaru," kata dia.
Dilihat dari website resmi BMKG, kualitas udara Kota Pekanbaru sempat menurun hingga level tidak sehat dan menyentuh garis kuning. Hari ini, kualitas udara mulai sedikit membaik dengan 52.70 µgram/m3.-dnr
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Tinggikan Badan Jalan Embun Pagi untuk Atasi Banjir
Bantu Korban Kebakaran di Marpoyan Damai, Pemko Pekanbaru dan Warga Himpun Dana Pembangunan Rumah
Pemko Pekanbaru Alokasikan Rp 4 Miliar Atasi Sumbatan Air Jalan Paus
DPRD Pekanbaru Minta Pemko Edukasi Pedagang Jalan Teratai Sebelum Relokasi ke Pasar Higienis
Pemerintah Kota Pekanbaru Kucurkan APBD Tambah Dana Revitalisasi Sekolah
Oktober Mendatang, 20.800 Siswa SD dan SMP di Pekanbaru Terima Tiga Stel Seragam Gratis
Pemko Pekanbaru Tinggikan Badan Jalan Embun Pagi untuk Atasi Banjir
Bantu Korban Kebakaran di Marpoyan Damai, Pemko Pekanbaru dan Warga Himpun Dana Pembangunan Rumah
Pemko Pekanbaru Alokasikan Rp 4 Miliar Atasi Sumbatan Air Jalan Paus
DPRD Pekanbaru Minta Pemko Edukasi Pedagang Jalan Teratai Sebelum Relokasi ke Pasar Higienis
Pemerintah Kota Pekanbaru Kucurkan APBD Tambah Dana Revitalisasi Sekolah
Oktober Mendatang, 20.800 Siswa SD dan SMP di Pekanbaru Terima Tiga Stel Seragam Gratis