PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Rudyanto: Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berprestasi
PEKANBARU, Riauin.com - Keterbatasan fisik bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) jangan jadi penghalang untuk berprestasi. Anak yang memiliki kekurangan tentuya pasti juga punya kelebihan yang tidak dumiliki anak normal.
"Walaupun ananda memiliki keterbatasan, tapi keterbatasan ini jangan menjadi penghalang bagi ananda untuk terus berprestasi salah satunya melalui lomba seni,†kata Rudyanto saat membuka Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK) se Provinsi Riau, Senin (11/9) malam di Pekanbaru.
Menurutnya, siswa berkebutuhan khusus banyak yang telah berprestasi. Misalnya, siswa yang tidak bisa melihat namun mereka mempunyai suara yang bagus yang tidak dimiliki siswa normal.†Oleh sebab, itu melalui FLS2N PKLK ini bisa menyalurkan bakat dan minat siswa. Banyak potensi pada diri ananda yang belum ananda keluarkan,†kata Rudi.
Sementara itu ketua panitia FLS2N PKLK, Asril mengatakan tujuan dari kegiatan FLS2N PKLK ini menyeleksi siswa SDLB,SMPNLB dan SMALB terbaik untuk mewakili Riau di ajang yang sama tingkat nasional. Selain itu, sebagai wadah menyalurkan bakat dan minat dimiliki siswa.
"Kita harapkan seleski ini nantinya terpilih peserta terbaik yang mewakili Riau di Fls2N tingkat nasional 23 September di Surabaya mendatang," kata Asril.
Adapun seni yang dilombakan pada FLS2N PKLK yakni cabang seni menyanyi SDLB, lomba melukis SDLB, lomba melukis SMPLB/SMALB, lomba menyanyi SMPLB/SMALB/, lomba desain grafis SMPLB, lomba desain grafis SMALB, menari, musabaqah tilawatil quran (mtq) dan lomba pantonim. (mcr)
"Walaupun ananda memiliki keterbatasan, tapi keterbatasan ini jangan menjadi penghalang bagi ananda untuk terus berprestasi salah satunya melalui lomba seni,†kata Rudyanto saat membuka Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK) se Provinsi Riau, Senin (11/9) malam di Pekanbaru.
Menurutnya, siswa berkebutuhan khusus banyak yang telah berprestasi. Misalnya, siswa yang tidak bisa melihat namun mereka mempunyai suara yang bagus yang tidak dimiliki siswa normal.†Oleh sebab, itu melalui FLS2N PKLK ini bisa menyalurkan bakat dan minat siswa. Banyak potensi pada diri ananda yang belum ananda keluarkan,†kata Rudi.
Sementara itu ketua panitia FLS2N PKLK, Asril mengatakan tujuan dari kegiatan FLS2N PKLK ini menyeleksi siswa SDLB,SMPNLB dan SMALB terbaik untuk mewakili Riau di ajang yang sama tingkat nasional. Selain itu, sebagai wadah menyalurkan bakat dan minat dimiliki siswa.
"Kita harapkan seleski ini nantinya terpilih peserta terbaik yang mewakili Riau di Fls2N tingkat nasional 23 September di Surabaya mendatang," kata Asril.
Adapun seni yang dilombakan pada FLS2N PKLK yakni cabang seni menyanyi SDLB, lomba melukis SDLB, lomba melukis SMPLB/SMALB, lomba menyanyi SMPLB/SMALB/, lomba desain grafis SMPLB, lomba desain grafis SMALB, menari, musabaqah tilawatil quran (mtq) dan lomba pantonim. (mcr)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar