Hasil Lawatan PLT Bupati Kuansing ke Tanjungpinang, Gubernur Kepri Sediakan Arena Pacu Jalur di Bintan
RIAUIN.COM- Tradisi pacujalur segera mendunia. Tradisi masyarakat Kuansing yang telah berumur ratusan tahun itu akan segera menyebar penyelenggaraannya sampai ke Provinsi tetangga, Kepulauan Riau (Kepri).
Masyarakat Kuansing yang berada di Kepulauan Riau diberi tempat sepesial oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk menyelenggarakan tradisi sakral tersebut di Kabupaten Bintan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menerima lawatan PLT Bupati Kuansing Suhardiman Amby tadi malam di Kota Tanjungpinang.
Dalam lawatan tersebut, juga hadir Walikota Tanjungpinang Rahma serta ribuan masyarakat Kuansing yang berada di Kota Gurindam tersebut.
"Kami akan siapkan arena pacu jalur di Bintan, dengan disaksikan turis mancanegara, mungkin tahap awal pacu jalur mini dulu, pokoknya untuk warga Kuansing kami berikan skala prioritas, " ucap Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Selain itu, Gubernur Kepri itu juga akan berpartisipasi dalam menyukseskan pacujalur di Tepian Narosa pada Agustus 2023 mendatang.
Senada dengan Ansar, Walikota Tanjungpinang Rahma juga mengakui memiliki peran penting dalam pembangunan Kota Tanjungpinang. Dalam kesempatan itu, Rahma menyumbangkan satu ekor sapi kurban untuk warga Kuansing di Kampung Toluak alias Kampung Bugis.
Lawatan Plt Bupati Kuansing, H Suhardiman Amby ke Kota Tanjungpinang kemarin, Sabtu (3/5/2023) dalam rangka menghadiri silaturahmi dengan ribuan warga Kuansing yang tergabung dalam Iwakusi Tanjung Pinang - Bintan.
Menanggapi berbagai apresiasi itu, Plt Bupati H Suhardiman Amby terlihat sumringah. Dia menjelaskan, hubungan baik dengan seluruh pemerintah daerah, senantiasa dijalin untuk menjaga dan memperhatikan warga Kuansing di perantauan.
"Loby-loby kita lakukan disela acara dan tiap kesempatan, baik dengab Bupati / Walikota bahkan dengan Pak Gubernur. Ini semua sebagai bentuk komitmen dan kepedulian kita terhadap masyarakat, tidak hanya di kampung halaman, tapi juga di perantauan, ucap Suhardiman Amby.
Suhardiman menegaskan, lawatannya ke Kepulauan Riau itu tidak hanya seremonial belaka, tapi memiliki feedback terhadap warga Kuansing diperantauan.
"Setali dua uang" dengan diberinya kesempatan kawasan Bintan sebagai sarana promosi pacu jalur oleh Gubernur Kepri, merupakan langkah maju bagi pariwisata Kuansing. Sebab, Bintan terutama Lagoi merupakan daerah tujuan wisata turis mancanegara selain Bali.
Ribuan orang turis mancanegara berkunjung ke Lagoi (Bintan) setiap akhir pekan. Dengan adanya promosi pariwisata Kuansing diareal tersebut, setidaknya akan mengundang para turis untuk berkunjung ke Kabupaten Kuansing terutama saat helat pacu jalur di Tepian Narosa Telukkuantan.
Feedback lainya, dengan adanya pacujalur di Pulau Bintan, setidaknya akan memberi dampak kepada perekonomian masyarakat diwilayah itu. Selain itu juga akan menambah kekompakan bagi warga Kuansing yang berada di Kepulauan Riau sehingga motto "Basatu Kito Dikampuang, Badunsakan Kito Dirantau" akan lebih terasa.
Warga Kuansing yang berada di Kepulauan Riau bukan terbilang sedikit, data beberapa tahun lalu, setidaknya warga Kuansing yang berada di seluruh pelosok kepulauan tersebut diperkirakan mencapai 30 ribu. Mereka menepati hampir seluruh wilayah di pulau 7, diantaranya, Pulau Bintan, Pulau Anambas, Pulau Natuna, Pulau Midai, Pulau Batam, Lingga dan Kota Tanjungpinang serta Tanjung Balai Karimun.
Disana mereka berkiprah sebagai pedagang, dan banyak juga bekerja di institusi pemerintahan seperti di Pemda, Polri, TNI dan Tenaga Pendidik.
Melihat kiprah hebat PLT Bupati Kuansing H Suhardiman Amby, sejumlah warga mengapresiasi pria yang bergelar Datuk Panglimo Dalam tersebut. Warga melihat, Suhardiman Amby memiliki visi yang jauh ke depan, dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi, ucap Suhendri Royrik Tokoh Kuansing asal Pangean di Tanjung Pinang.
Senada juga di utarakan Edianus Ernan Halim, Pakar Ekonomi. Riau yang bergelar Datuk Bisai itu. Edianus menilai, Suhardiman tidak hanya beretorika tapi langsung eksekusi di lapangan. "Tinggal lagi bagaimana pembantunya, yakni Kepala OPD menindaklanjuti apa yang sudah di gagasnya," harap Edianus.-hen
Berita Lainnya
Dugaan Pungli SPMT PPPK Kuansing Tembus Rp 4,8 Miliar, DPRD Didesak Bentuk Pansus
Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
Dugaan Pungli SPMT PPPK Kuansing Tembus Rp 4,8 Miliar, DPRD Didesak Bentuk Pansus
Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK