Semakin Panas, Aheng Dikabarkan Hengkang dari Partai Golkar Kuansing
RIAUIN.COM- Pasca lebaran idul fitri, eskalasi politik di Kabupaten Kuansing sudah mulai meningkat. Pembicaraan terkait politik pun semakin panas.
Terbaru, kader militan Partai Golkar Kuansing Andi Cahyadi alias Aheng dikabarkan hengkang menjelang prosesi pemilu 2024 ini. Isu tersebut semakin menyeruak dalam beberapa hari belakangan ini, seiring dengan beredarnya foto-foto dirinya dengan Ketua DPC PDIP Kuansing H Halim.
Tak sedikit pula, dari gestur foto keduanya beredar, spekulasi publik mengatakan Aheng akan merapat ke PDIP. Kendati demikian, Ketua PDIP Kuansing H Halim saat dikonfirmasi riauin.com belum bisa memastikan apakah kader Golkar tersebut akan berlabuh di PDIP.
"Bisa jadi," kata Halim singkat.
Halim menegaskan, pertemuannya dengan kader Golkar itu merupakan hal yang biasa dalam dunia politik. Sesama kawan saling bersilaturahmi adalah hal yang biasa, ' Namun soal pilihan partai itu adalah hak politik seseorang,," ucap Halim.
Lantas apa yang terjadi ditubuh Golkar sehingga Aheng berniat hengkang dari partai berlambang Beringin tersebut?
Teka-teki hengkangnya Aheng dari Partai Golkar kini jadi trending topik pembicaraan politik Kuansing. Sebagian netizen menyebutkan Aheng berniat hengkang dari Golkar karena tidak masuk dalam radar calon wakil bupati jika Suhardiman Amby resmi dilantik jadi Bupati Kuansing defenitif.
Karena menurut informasi yang beredar, Aheng dulunya disebut sebut bakal disandingkan dengan Suhardiman Amby untuk melanjutkan sisa jabatan pemerintahan Andi Putra- Suhardiman Amby.
Terkait isu tersebut, Aheng saat berbincang dengan riauin.com, Jumat (28/4/2023) terkesan irit bicara. Ia tidak mau menjawab pertanyaan seputar isu tersebut.
Kendati demikian, Aheng membenarkan jika dirinya tengah melirik partai lain untuk dijadikan kenderaan politik untuk pemilu 2024 mendatang. -hen.
Berita Lainnya
Dugaan Pungli SPMT PPPK Kuansing Tembus Rp 4,8 Miliar, DPRD Didesak Bentuk Pansus
Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
Dugaan Pungli SPMT PPPK Kuansing Tembus Rp 4,8 Miliar, DPRD Didesak Bentuk Pansus
Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK