Dishub Riau Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Angkutan Kelas Ekonomi
RIAUIN.COM - Dinas Perhubungan provinsi Riau memastikan tidak ada kenaikan tarif angkutan mudik lebaran Idul Fitri tahun ini di provinsi Riau. Pasalnya, tarif angkutan mudik utamanya untuk jalur laut dan darat sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Kepala Dinas Perhubungan Riau Andi Yanto mengatakan, untuk tarif angkutan mudik jalur darat yakni Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) serta angkutan laut yakni penyebaran antar pulau sudah ditetapkan oleh pemerintah.
"Jadi untuk angkutan mudik di Riau seperti kendaraan AKAP serta kapal penyeberangan tidak ada kenaikan tarif atau yang masuk kelas ekonomi. Karena untuk menaikkan tarif itu, ada beberapa indikatornya, seperti kenaikan harga BBM," katanya.
Sementara itu, untuk harga tiket pesawat, biasanya kenaikan tarif disesuaikan dengan harga bahan bakarnya yakni avtur. Namun untuk harga tiket pesawat ini, pihaknya tidak memiliki data, pasalnya kewenangan ada pada pihak Angkasa Pura.
"Kalau untuk tiket pesawat itu kewenangannya ada di Angkasa Pura," sebutnya.
Dijelaskan Andi, untuk transportasi darat, saat ini selain kendaran AKAP juga ada kendaraan Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP). Namun, khusus untuk angkutan ini, tarifnya tidak ditentukan pemerintah.
"Kalau AJDP ini termasuk golongan eksekutif, biasanya menggunakan kendaraan mini bus terbaru. Mereka mengedepankan fasilitas dan pelayanan, karena itu tarifnya tidak ditentukan pemerintah. Ini biasanya banyak digunakan pemudik lokal," ujarnya. (*)
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol