Garuda Mengukir Sejarah di Gelora Bung Karno
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
Terserang Virus dan Bakteri, 150 Ton Ikan di Waduk PLTA Koto Panjang Mati
RIAUINCOM - Sekotar 150 ton ikan di keramba jaring apung di waduk PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, mendadak mati karena terpapar virus Koi Herpes Virus (KHV) dan bakteri Hydrophila.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau, Herman Mahmud mengatakan, wabah itu diketahui setelah dilakukan uji sampel terhadap ikan yang mati di Labor Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan di Pekanbaru. Saat ini pihaknya telah membahas hasil uji laboratorium terhadap sampel ikan yang mati di waduk PLTA Koto Panjang.
"Berdasarkan hasil pengecekan di laboratorium dan rapat bersama Badan Karantina Ikan, disimpulkan bahwa kematian ikan-ikan tersebut selain terpapar virus KHV, juga positif bakteri Hydrophila," kata Herman, Rabu (8/2/2023).
Adapun penyebab bakteri tersebut menyebar diduga terbawa oleh benih ikan dari luar daerah yang kurang bagus, sehingga bakteri berkembang di keramba ikan.
Kemudian, kata dia, bisa juga disebabkan bakteri karena padat tebar ikan terlalu tinggi. Misalnya daya tampung keramba hanya 1.000 benih ikan, namun yang dimasukan 5.000 benih ikan.
"Itu asumsi kita diduga karena itu. Kemudian bisa juga karena banyaknya pakan-pakan di bawah yang tidak habis dimakan ikan itu menjadi amonia," pungkasnya.-dnr/mcr
Berita Lainnya
Kebakaran Dini Hari di Tenayan Raya Pekanbaru Hanguskan Rumah dan Tiga Sepeda Motor
Kapal Terbalik di Selat Air Hitam Meranti, Petugas Fokus Cari Kru SB Four Brother 03
Buaya 5 Meter Terkam Nelayan di Inhil, Insiden Ketiga dalam Sebulan
Dua Kali Terjadi, Perairan Sungai Sendewo Meranti Rawan Serangan Buaya Muara
Tabrak Pipa Minyak Pertamina di Rohil, Warga Sumut Meninggal di TKP
Tim SAR Temukan Jasad Remaja Tenggelam di Sungai Kuantan sejauh 800 Meter dari Lokasi Awal
Kebakaran Dini Hari di Tenayan Raya Pekanbaru Hanguskan Rumah dan Tiga Sepeda Motor
Kapal Terbalik di Selat Air Hitam Meranti, Petugas Fokus Cari Kru SB Four Brother 03
Buaya 5 Meter Terkam Nelayan di Inhil, Insiden Ketiga dalam Sebulan
Dua Kali Terjadi, Perairan Sungai Sendewo Meranti Rawan Serangan Buaya Muara
Tabrak Pipa Minyak Pertamina di Rohil, Warga Sumut Meninggal di TKP
Tim SAR Temukan Jasad Remaja Tenggelam di Sungai Kuantan sejauh 800 Meter dari Lokasi Awal