PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
Komisi III DPRD Inhil Sepakat Jalan Bandara di Portal
TembilahanRiauin.com - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil) sepakat, untuk mengembalikan penggunaan jalan khusus menuju Indragiri Airport di Kecamatan Tempuling ke kondisi Awal.
Dengan begitu, penggunaan portal yang bertujuan untuk membatasi tonase kendaraan atau mobil yang melewati jalan tersebut akan kembali diberlakukan.
Ini juga sembari menunggu MoU Pemkab Inhil terhadap penggunaan jalan, mengingat jalan tersebut juga banyak dimanfaatkan masyarakat dan terlebih lagi perusahaan.
Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna mengatakan, sebagai fungsi pengawasan DPRD Inhil mendapat banyak masukan bahwa akses menuju bandara digunakan akses perusahaan didalam untuk mengeluarkan dan memasukan material.
"Ini bukan buat masyarakat, tapi khusus perusahaan, jadi makanya apa langkah kita tentang jalan khusus menuju bandara ini. Kita sepakat dikembalikan ke ke kondisi awal, kita portal lagi sambil menunggu MOU," kata Iwan di Gedung DPRD Inhil, beberapa waktu lalu.
Untuk MOU yang nantinya akan dilakukan Pemkab Inhil kepada pemakai jalan ini, khususnya pihak perusahaan, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyarankan Pemkab Inhil untuk lebih mengkaji lagi secara mendalam mengenai manfaat dan untung ruginya bagi daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Inhil, Wiryadi menyatakan bahwa MoU ini sifatnya menguntungkan daerah. Kalau overload, siapa pun itu di MoU akan dibuatkan dia harus mengganti, memelihara, menjaga dan dasar hukumnya ada begitu, juga surat edaran Mendagri.
"Siapa pun yang menggunakan jalan itu dia harus memperbaiki, akan kita tunjuk satu yang bertanggung jawab," terangnya.
Mengenai masalah portal saat ini, berdasarkan hasil kesepakatan hearing bersama pihak terkait, Kapolsek Tempuling, Camat Tempuling dan Dinas PUPR Inhil, Wiryadi mengatakan, portal setinggi 2,1 m akan dikembalikan agar kendaraan bermuatan max 8 ton tidak bisa masuk, ini juga untuk penyelamatan aset dan akan dipantau terus.
"Intinya tidak overload, tapi karena disiplin masyarakat kita, makanya dikembalikan ke asal dengan penggunaan portal," pungkasnya. (lipo)
Dengan begitu, penggunaan portal yang bertujuan untuk membatasi tonase kendaraan atau mobil yang melewati jalan tersebut akan kembali diberlakukan.
Ini juga sembari menunggu MoU Pemkab Inhil terhadap penggunaan jalan, mengingat jalan tersebut juga banyak dimanfaatkan masyarakat dan terlebih lagi perusahaan.
Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna mengatakan, sebagai fungsi pengawasan DPRD Inhil mendapat banyak masukan bahwa akses menuju bandara digunakan akses perusahaan didalam untuk mengeluarkan dan memasukan material.
"Ini bukan buat masyarakat, tapi khusus perusahaan, jadi makanya apa langkah kita tentang jalan khusus menuju bandara ini. Kita sepakat dikembalikan ke ke kondisi awal, kita portal lagi sambil menunggu MOU," kata Iwan di Gedung DPRD Inhil, beberapa waktu lalu.
Untuk MOU yang nantinya akan dilakukan Pemkab Inhil kepada pemakai jalan ini, khususnya pihak perusahaan, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyarankan Pemkab Inhil untuk lebih mengkaji lagi secara mendalam mengenai manfaat dan untung ruginya bagi daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Inhil, Wiryadi menyatakan bahwa MoU ini sifatnya menguntungkan daerah. Kalau overload, siapa pun itu di MoU akan dibuatkan dia harus mengganti, memelihara, menjaga dan dasar hukumnya ada begitu, juga surat edaran Mendagri.
"Siapa pun yang menggunakan jalan itu dia harus memperbaiki, akan kita tunjuk satu yang bertanggung jawab," terangnya.
Mengenai masalah portal saat ini, berdasarkan hasil kesepakatan hearing bersama pihak terkait, Kapolsek Tempuling, Camat Tempuling dan Dinas PUPR Inhil, Wiryadi mengatakan, portal setinggi 2,1 m akan dikembalikan agar kendaraan bermuatan max 8 ton tidak bisa masuk, ini juga untuk penyelamatan aset dan akan dipantau terus.
"Intinya tidak overload, tapi karena disiplin masyarakat kita, makanya dikembalikan ke asal dengan penggunaan portal," pungkasnya. (lipo)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan