Jelang Nataru, Permintaan Tiket Pesawat Meningkat 20 Persen, Harga Ikut Naik
RIAUIN.COM - Menjelang Natal dan tahun baru, industri penerbangan mendapatkan angin segar dengan meningkatnya pemesanan tiket. Kondisinya lebih baik dari tahun lalu.
Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mencatat adanya tren positif pemesanan tiket pesawat untuk libur Nataru. Sekretaris Jenderal INACA Bayu Sutanto mengatakan adanya kenaikan 20 persen dibandingkan 2021.
"Kalau musim libur Nataru, pesawat berangkatnya penuh ke daerah yang banyak merayakan Natal, seperti Medan, Manado, Makassar, Surabaya, dan Yogyakarta," kata Bayu saat ditemui detikcom di Park Hyatt, Jakarta pada Rabu (7/12/2022).
Lebih lanjut, Bayu menjelaskan maskapai siap menghadapi peningkatan permintaan ini. "Semua siap. (Armada) cukup untuk antisipasi kenaikan permintaan," ujarnya dikutip dari detik.
Kendati demikian, Bayu mengatakan tingginya permintaan ini berimbas pada kenaikan harga tiket yang tak terhindarkan. Ia menyarankan masyarakat yang ingin mendapatkan tiket lebih murah untuk pandai-pandai memilih tanggal keberangkatan.
"Kalau mau bepergian, lebih baik melawan arus. Bisa pergi setelah Natal. Kalau sebelumnya, harga tiket pasti mahal," ucapnya.
Selain rute domestik yang diprediksi ramai, rute internasional juga diminati penumpang asal Indonesia. Menurut Bayu, destinasi internasional lebih disukai orang-orang yang tak merayakan Natal dan memanfaatkan masa libur untuk berwisata.
"Saat ini karena China masih tutup, orang memilih ke Australia, Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Turki, dan sekitarnya," katanya. (*)
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol